Proyek Fisik Harus Dikerjakan Tepat Waktu

SOPD Jangan Memperlambat Berkas

SAMPIT, inikalteng.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rudianur mendorong agar pemerintah daerah memaksimalkan pelaksanaan kegiatan pembangunan di awal tahun. Terlebih untuk pekerjaan yang sifatnya proyek fisik. Belajar dari tahun 2021 silam, banyak pekerjaan di akhir tahun yang harus dikebut, ditambah lagi dengan adanya razia terhadap material galian C, hingga semakin membuat kontraktor menjerit.

“‘Kalau semuanya sudah ditetapkan menjadi Perda APBD Kotim tahun 2022 melalui proses evaluasi dari Gubernur, maka segera laksanakan. Paling tidak, proses persiapan lelang sudah dimulai di awal tahun ini. Sehingga paling lambat triwulan pertama akhir sudah mulai berjalan pembangunan di daerah ini,” harap Rudianur di Sampit, Sabtu (8/1/2022).

Politisi Partai Golkar ini mengakui, kebiasaan dari Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) setiap tahun anggaran seringkali molor dalam pelaksanaan kegiatan. Cenderung melakukan pekerjaan memasuki semester kedua. Alhasil, dalam setiap rapat evaluasi serapan anggaran, ada SOPD yang dalam semester pertama menyerap anggaran masih di bawah target.

“Dari siklus tahunan bisa dilihat hampir setiap tahun anggaran di semester I, serapan anggaran masih minim. Banyak SOPD yang masih memilih untuk mengebut kegiatan masuk di semester kedua. Maka dari itu, tahun 2022 ini sangat bijaksana jika pelaksanaan dilakukan di awal tahun. Karena selain punya waktu yang panjang, juga tidak terkendala kondisi cuaca yang biasanya musim penghujan seperti akhir tahun kemarin,” tandasnya.

Menurutnya, dengan pekerjaan dilaksanakan di awal, juga bisa meningkatkan perputaran ekonomi di daerah. Tenaga kerja banyak terserap sehingga dari awal ekonomi cenderung stabil dengan adanya kegiatan pemerintah di sektor pekerjaan proyek.

“Akan lebih banyak dampak positif jika pekerjaan dilakukan di awal-awal. Selain membantu pertambahan ekonomi, juga akan memberikan  gambaran kesiapan SOPD atas pelaksanaan program usulan. Artinya, jika cepat bisa dilaksanakan usulan SOPD di RKA APBD. Karena itu tidak datang dengan asal-asalan saja,” tandas Rudianur. (ya/red1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *