KASONGAN, inikalteng.com – Bupati Kabupaten Katingan, Saiful menegaskan, masyarakat tidak perlu panik menghadapi isu krisis Bahan Bakar Minyak (BBM). Sebab, harga BBM subsidi seperti Pertalite, Bio Solar, dan Pertamax tetap stabil dan belum mengalami kenaikan.
“BBM subsidi yang dikonsumsi masyarakat tidak mengalami kenaikan. Jadi, jangan sampai kepanikan justru memicu aksi penimbunan BBM,” tegasnya, Minggu (19/4/2026).
Saiful juga meluruskan pemberitaan yang menyebut BBM tidak mengalami kenaikan secara umum. Menurutnya, pernyataan tersebut telah dipelintir oleh pihak-pihak tertentu karena tidak menyertakan konteks bahwa yang dimaksud hanya untuk BBM subsidi. “Pernyataan saya benar, tetapi khusus untuk BBM subsidi. Jika dipotong, tentu bisa menyesatkan,” ujarnya.
Di sisi lain, Saiful mengakui lonjakan harga terjadi pada BBM nonsubsidi terhitung sejak 18 April 2026, sesuai pengumuman dari PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan. Kenaikan harga tersebut berdampak pada sektor industri, termasuk pertambangan dan usaha lainnya. Meski demikian, diminta para pelaku usaha tetap tenang dan rasional dalam menyikapi kondisi tersebut.
“Kenaikan BBM nonsubsidi memang signifikan, tapi ini dinamika bisnis yang harus disikapi secara arif dan bijaksana,” pungkasnya.(*)
Editor: Zainal










