PG (Play Group) dan TK Santo Yosep Gelar Lomba Edukatif Sambut Paskah

KUALA KURUN,inikalteng.com — Dalam rangka merayakan momen kebangkitan yang penuh makna yakni peringatan Paskah PG (Play Group) dan TK Santo Yosep Kuala Kurun menggelar berbagai kegiatan lomba edukatif dan kreatif bagi para peserta didik pada tanggal 17 hingga 18 April 2026.

Kegiatan hari pertama, Jumat (17/4/2026), diisi dengan lomba mewarnai yang diikuti oleh anak-anak Play Group dan TK. Dengan penuh antusias, para siswa menuangkan kreativitas mereka melalui warna-warna cerah yang menggambarkan simbol-simbol Paskah. Tidak hanya menjadi ajang kompetisi, lomba ini juga bertujuan untuk melatih motorik halus serta imajinasi anak sejak dini.

Selain itu, lomba mewarnai telur Paskah turut menjadi daya tarik tersendiri, khususnya bagi siswa TK. Telur-telur yang telah disiapkan dihias dengan berbagai motif menarik, mencerminkan keceriaan dan makna kehidupan baru yang identik dengan perayaan Paskah.

Memasuki hari kedua, Sabtu (18/4/2026), rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan perayaan Paskah bersama yang berlangsung di SMA Katolik Santo Arnoldus Janssen Kuala Kurun. Acara diawali dengan lomba mencari telur Paskah yang berlangsung meriah dan penuh tawa.

Anak-anak dengan semangat berlarian mencari telur-telur yang telah disembunyikan di area kegiatan.

Kemeriahan semakin terasa dengan penampilan tarian dari anak-anak TK Santo Yosep yang memukau para hadirin. Dengan gerakan lincah dan penuh percaya diri, mereka berhasil menghibur sekaligus menambah semarak suasana perayaan.

Sejumlah orang tua murid turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Salah satu orang tua siswa, Yusrida, mengungkapkan rasa senangnya melihat anak-anak dapat belajar sambil bermain dalam suasana penuh kegembiraan.

“Kegiatan seperti ini sangat positif, anak-anak jadi lebih kreatif dan berani tampil. Kami sebagai orang tua sangat mendukung,” ujarnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh orang tua lainnya, Apriana, yang menilai bahwa perayaan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajarkan nilai kebersamaan.

“Anak-anak terlihat sangat bahagia. Selain itu, mereka juga belajar tentang makna Paskah dengan cara yang menyenangkan,” terangnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai kebersamaan, kegembiraan, dan makna Paskah dapat tertanam dalam diri anak-anak sejak usia dini. Perayaan ini tidak hanya menjadi momen sukacita, tetapi juga sarana pembelajaran yang menyenangkan bagi seluruh peserta didik.

Penulis : Wiyandri
Editor : Ika

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *