Wabup Kapuas Tegaskan Komitmen Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

Pemkab Kapuas756 Dilihat

KUALA KAPUAS, inikalteng.com – Wakil Bupati Kapuas, Dodo, menegaskan bahwa kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan persoalan serius yang tidak hanya menimbulkan luka fisik, tetapi juga berdampak luas terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan psikologis korban.

“Karena itu, keberadaan Satgas baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan menjadi bagian penting dari upaya pemerintah daerah dalam pencegahan, penanganan, dan pemulihan korban kekerasan secara terpadu,” ujar Dodo di Kuala Kapuas, Jumat (7/11/2025).

Pernyataan tersebut disampaikan Dodo saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Masalah Perempuan dan Anak tingkat Kabupaten Kapuas yang digelar di Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati Kapuas.

Rakor tersebut diikuti oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan perangkat daerah, lembaga perlindungan anak, organisasi masyarakat, serta perwakilan instansi penegak hukum yang tergabung dalam Satgas.

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kabupaten Kapuas untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya pencegahan, penanganan, dan pemulihan korban kekerasan terhadap perempuan dan anak secara terpadu.

Dodo menegaskan bahwa Satgas Penanganan Masalah Perempuan dan Anak bukan hanya simbol kelembagaan, tetapi merupakan garda terdepan dalam memastikan perlindungan, pendampingan, serta pemenuhan hak-hak perempuan dan anak yang mengalami kekerasan atau diskriminasi di masyarakat.

Lebih lanjut, Dodo menyampaikan empat hal penting yang menjadi fokus Rakor kali ini, yakni: Menyatukan langkah dan komitmen lintas sektoral dalam menangani kasus kekerasan, Mengoptimalkan mekanisme rujukan dan koordinasi antar lembaga layanan, Meningkatkan kapasitas dan peran aktif anggota Satgas di semua tingkatan, dan Menyusun strategi bersama dalam memperkuat sistem perlindungan perempuan dan anak di Kabupaten Kapuas.

“Langkah-langkah ini juga sejalan dengan tekad kita untuk mewujudkan Kabupaten Kapuas ‘Bersinar’ — bersih dari kekerasan, eksploitasi, dan diskriminasi terhadap perempuan dan anak,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kapuas berharap sinergi antarinstansi dapat semakin kuat sehingga setiap kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat ditangani dengan cepat, tepat, dan berkeadilan, demi terwujudnya masyarakat Kapuas yang aman, peduli, dan ramah bagi semua.

Penulis : Sri
Editor : Adi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *