MUARA TEWEH, inikalteng.com – Legislator DPRD Barito Utara (Barut) Mustafa Joyo Muhtar, menyebut, edukasi merupakan kunci utama dalam menangani bencana yang terjadi. Utamanya bencana alam tahunan, seperti bencana asap, banjir, kemarau, dan lainnya.
“Dalam menghadapi bencana angat diperlukan pemahaman awal dari masyarakat, dan edukasi merupakan cara strategis penanganan bencana alam, terutama bencana asap dan banjir,” kata Mustafa Joyo Muhtar, Kamis (20/5/2021).
Menurutnya, dalam menghadapi musim ektrem seperti sekarang ini, sangat penting bagi pemerintah daerah melalui badan, instansi atau dinas terkait untuk memberikan pengertian, apa yang harus dilakukan apabila terjadi bencana juga penanganannya.
Untuk ini, sambung Mustafa, peran dinas terkait sangat besar. Selain pemerintah daerah, peran para pemangku kepentingan lainnya juga sangat penting demi kenyamanan dan keamanan masyarakat Bumi Iya Mulik Bengkang Turan.
“Kita tahu penanganan bencana alam harusnya sebelum, saat, dan sesudah bencana tersebut terjadi. Untuk itu pencegahan dan edukasi sebelum bencana adalah hal terbaik yang harus dikerjakan sekarang ini,” imbaunya.
Ditambahkan, pada bencana asap dan banjir hendaknya warga diberikan arahan dan masukan untuk tidak membakar ladang, tetapi harus diberikan solusinya. Sehingga masyarakat yang pada umumnya petani, tidak merasa tertekan himpitan ekonomi di tengah krisis global yang bekangan ini tengah melanda masyarakat Indonesia.
Legislator Partai Gerindra ini mengaku sangat mendukung anggaran dana tidak terduga atau tanggap darurat diperbesar lagi, sehingga saat terjadi bencana tidak direpotkan lagi karena kekurangan dana.
“Di Barito Utara pada umumnya ada dua bencana yang langganan terjadi, yakni bencana banjir dan asap. Namun untuk asap bisa ditangani secara dini, sedangkan banjir tahunan ini perlu perhatian serius dalam masalah penanganan sebelum, saat, dan pasca banjir,” tutupnya. (mhd/red2)










