SAMPIT, inikalteng.com – Penyanyi dangdut Juwita Bahar mengaku kaget melihat antusiasme ribuan penonton pada malam penutupan Sampit Expo 2026 di Stadion 29 November Sampit, Rabu malam (14/1/2026). Penampilannya menjadi bagian penutup dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Sejak memasuki area Sampit Expo, Juwita Bahar mengaku terkejut dengan padatnya pengunjung yang memenuhi lokasi acara. Ia menilai antusiasme masyarakat Kotim sangat luar biasa, namun tetap terasa aman berkat pengamanan aparat.
“Pas baru masuk gerbang Sampit Expo, masyarakatnya padat banget, luar biasa. Untungnya ada pengamanan dari aparat,” ujarnya saat singgah di salah satu kafe di Sampit, sebelum menuju ke bandara untuk kembali ke Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Juwita Bahar menyebut, antusias penonton malam itu juga terasa luar biasa sejak awal dirinya bernyanyi. Masyarakat ikut bernyanyi bersama, dan terus meminta lagu tambahan selama ia tampil di atas panggung.
“Antusias masyarakat Kotim luar biasa. Pas nyanyi mereka nyanyi bareng-bareng sama aku, minta lagi, minta lagi. Kayaknya kalau belum 10 album, mereka nggak akan berhenti,” katanya sambil tertawa.
Dalam penampilannya, Juwita Bahar membawakan sekitar tujuh lagu tanpa jeda. Sejumlah lagu favorit pun diminta langsung oleh penonton, khususnya dari kalangan ibu-ibu, seperti lagu Buka Dikit dan Kereta Malam.
“Lagu itu aku bawakan di penghujung penampilan. Pas aku bawain, ibu-ibu langsung nyawer,” ungkapnya.
Juwita Bahar juga menyampaikan kesannya terhadap Kota Sampit. Ia menilai kota ini nyaman, tidak macet, dan masih memiliki lingkungan yang asri. Ia juga merasa bangga dengan kondisi alam Sampit, yang dinilai masih hijau dan memiliki banyak hutan.
“Kota Sampit ini luar biasa. Nggak macet kayak Jakarta, minim polusi, mau ke mana-mana cepat. Kalau di Jakarta dari hotel ke bandara bisa dua jam, kalau di sini 15 menit sudah sampai. Sama di kanan kiri saya masih banyak hutannya” tutur Juwita Bahar.
Juwita Bahar menambahkan, kunjungannya ke Sampit bukanlah yang pertama. Sebelumnya, ia juga pernah melintasi Sampit saat tampil di Kabupaten Seruyan.
“Kalau ke Sampit, aku sudah lupa berapa kali ke sini. Soalnya aku nyanyi sudah dari kecil, jadi lupa sudah berapa kali aku ke Sampit,” pungkasnya.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ika










