oleh

Gubernur Cek Kesiapan Posko Covid-19 di Kapuas

KUALA KAPUAS – Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran, berkesempatan mengunjungi sejumlah Posko Covid-19 di Kabupaten Kapuas. Kunjungan tersebut dilakukan, bertujuan untuk melihat secara langsung dan memastikan kesiapan posko yang berada di Bumi Tingang Menteng Panunjung Tarung.

Disela kunjungannya, H Sugianto Sabran didampingi Kapolda Brigjen Pol Dedi Prasetyo, Danrem 102 Panju Panjung Brigjen TNI Arh Purwo Sudaryanto, dan Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat, Kamis (21/5/2020), mengatakan, kunjungannya itu lebih didasari pentingnya Kabupaten Kapuas sebagai salah satu pintu gerbang Provinsi Kalteng. Terlebih melihat situasi kasus covid-19 di provinsi tetangga Kalsel, yang kini terus bertambah.

“Kemarin kita cek, ada 547 yang positif di provinsi tentangga dan ada beberapa yang meninggal. Berdasarkan pantauan Gugus Tugas Pusat, bisa jadi kasus covid-19 di daerah itu akan terus bertambah,” ujarnya.

Itulah sebabnya pintu masuk ke Kabupaten Kapuas harus dijaga ketat, karena berbatasan langsung dengan provinsi tetangga yang kini kasus covid-19 sedang meningkat.

“Dan tadi, Pak Bupati Kapuas menyampaikan siap dan pos ini akan dialihkan ke jembatan timbang. Karena di posisi itu dinilai lebih memadai dan nanti peralatan, serta Alat Pelindung Diri (APD) akan kita siapkan. Nanti kita perkuat,” imbuhnya.

Di sisi lain, Gubernur kembali menggugah kesadaran masyarakat Kalteng, dengan menjalankan protokol kesehatan, seperti rajin mencuci tangan dengan air mengalir menggunakan sabun, menjaga jarak, menggunakan masker terutama saat keluar rumah, hindari kerumunan, dan sebagainya.

H Sugianto Sabran berkesempatan berdiskusi dengan warga yang melintas di Jalan Nasional Trans Kalimantan Posor Selatan, sekaligus mengimbau warga untuk menunda mudik di masa pandemi covid-19.

Bupati Kapuas Diminta Segera Usulkan PSBB

Tidak hanya itu, pada kesempatan tersebut Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran meminta Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat, untuk segera menyampaikan permohonan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ke Pemprov, yang selanjutnya akan diusulkan ke Kementerian Kesehatan.

“Hal ini saya perlu, untuk memperkuat daerah perbatasan, sebagai pintu masuk orang ke Kalteng. Antara lain di daerah Kapuas dan Barito Timur yang berbatasan dengan Kalimantan Selatan, Barito Timur dengan Kalimantan Timur. Kemudian di daerah barat, yaitu Kabupaten Lamandau berbatasan dengan Kalimantan Barat,” terangnya.

Memperkuat wilayah perbatasan, menurutnya, semata-mata untuk memastikan kesehatan dan keselamatan warga masyarakat Kalteng dari covid-19. Namun untuk mewujudkannya, diperlukan dukungan, kesadaran, dan kedisiplinan dari semua masyarakat. (red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA