NANGA BULIK, inikalteng.com – Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, memberikan peringatan tegas kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Lamandau untuk lebih bijak dan berhati-hati dalam menggunakan media sosial.
Pesan ini disampaikan sebagai upaya menjaga integritas, profesionalitas, sebagai abdi negara di tengah derasnya arus informasi digital saat ini.
Bupati menekankan bahwa setiap langkah dan pernyataan ASN di platform digital seperti Facebook, Instagram, maupun WhatsApp akan dipantau oleh publik. Oleh karena itu, ASN diharapkan mampu menjadi contoh yang baik dalam berkomunikasi.
“Saya minta seluruh ASN di Kabupaten Lamandau untuk bijak dalam bermedsos. Jangan sampai jempol kita lebih cepat daripada pikiran. Apa yang kita unggah mencerminkan pribadi dan instansi tempat kita bekerja,” tegas Rizky Aditya Putra
Selain etika berkomunikasi, Bupati juga menyoroti bahaya penyebaran berita bohong (hoaks) dan ujaran kebencian. Ia mengingatkan agar ASN tidak mudah membagikan informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama yang berpotensi memecah belah persatuan di Bumi Bahaum Bakuba.
“Saring sebelum sharing dan pastikan kebenaran informasi sebelum membagikannya. Menggunakan media sosial untuk menyosialisasikan program pemerintah dan kegiatan positif,” tuturnya.
Bupati Rizky juga mengingatkan bahwa terdapat aturan disiplin pegawai yang mengatur perilaku ASN, termasuk di ruang digital. Jika ditemukan pelanggaran yang mencoreng nama baik instansi atau melanggar undang-undang, maka sanksi tegas akan diberlakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Mari kita gunakan media sosial untuk hal-hal yang produktif dan edukatif. Jadilah motor penggerak kerukunan di tengah masyarakat, bukan malah menjadi sumber kegaduhan,” pungkasnya.
Penulis : Natalia
Editor : Ika





