KUALA KURUN, inikalteng.com – Ribuan karyawan beserta keluarganya, dan warga di sekitar PT Berkala Maju Bersama (BMB), menyambut gembira atas dibukanya kembali Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) yang sempat ditutup beberapa waktu lalu.
Pasalnya saat ditutup pabrik yang terletak di Kecamatan Manuhing, Kabupaten Gunung Mas (Gumas) ini, kehidupan ekonomi karyawan dan warga sekitar menjadi sangat berat. Sebab selama ini, ribuan jiwa bergantung dari aktivitas PMKS milik PT BMB.
Kepada wartawan, Minggu (30/7/2023), Saring yang merupakan Ketua Koperasi Mukti Bersama, selaku mitra PT BMB, atas nama ribuan warga sekitar menyampaikan terima kasih kepada Bupati Gumas Jaya S Monong, karena telah berkenan mendengar keluh kesah warga, sehingga PMKS di PT BMB kembali dibuka.
“Saya mengharapkan semua pihak terkait membantu warga sekitar, karena kehidupan kami sangat bergantung dari aktivitas pabrik minyak kelapa sawit tersebut,” pungkas Saring.
Sementara itu, Thomson Siagian selaku Kuasa Direktur Utama PT BMB, berterimakasih kepada Bupati Gumas dan seluruh jajaran, yang berkenan membuka kembali PMKS, sehingga PT BMB bisa berpartisipasi untuk meningkatkan perekonomian warga sekitar.
“Kami berkomitmen untuk melengkapi seluruh perizinan, yang prosesnya sudah berjalan, dan diharapkan dalam beberapa waktu ke depan pengurusannya bisa selesai,” tegas Thomson.
Dihubungi terpisah, dua orang Tokoh Dayak, yakni Yudae Anom yang merupakan Mantan Bupati Gumas, serta Tokoh Dayak dari Akademisi dan Religi Ir Timerasi Labat MSi, MPd, mendukung penuh langkah Bupati Gunung Mas Jaya S Monong, yang membuka kembali PMKS PT BMB, sepanjang hal tersebut tidak melanggar ketentuan hukum yang berlaku.
“Dengan dibukanya kembali PMKS tersebut, maka ribuan warga sekitar dan karyawan beserta keluarganya sangat terbantu untuk memenuhi kehidupan mereka,“ tegas kedua Tokoh Dayak ini. (rb/red2)










