TAMIANG LAYANG, inikalteng.com – Bupati Barito Timur (Bartim) Ampera AY Mebas mengharapkan agar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah itu dapat meningkatkan kompetensi, produktivitas, dan berdaya saing, sehingga memberikan kontribusi lebih besar pada pengembangan perekonomian daerah.
Pernyataan tersebut, disampaikan Ampera AY Mebas, saat membuka Pendidikan dan Latihan tahap kedua bagi pelaku UMKM, yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus Non Fisik-PK2UKM, yang diselenggarakan Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Bartim, di Aula Hotel Ade, Tamiang Layang, Rabu (12/7/2023).
Menurutnya, UMKM merupakan usaha yang dikelola badan usaha atau perseorangan, yang merujuk pada usaha ekonomi produktif sesuai dengan kriteria yang ditetapkan sebelumnya dalam Undang-Undang (UU) Nomor 20 tahun 2008. Di mana selanjutnya mengalami perubahan dengan adanya UU Nomor 11 tahun 2020 (UU Cipta Kerja) dengan turunannya, untuk selanjutnya kriteria UMKM tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 7 tahun 2021.
Dijelaskan, pemberdayaan UMKM adalah salah satu motor penggerak pertumbuhan perekonomian. Selain itu, UMKM memiliki kontribusi atau peranan besar dalam perekonomian nasional, di antaranya perluasan kesempatan kerja dan penyerapan tenaga kerja. Iklim usaha yang tidak menentu, menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku UMKM.
Oleh karena itu, UMKM dituntut untuk selalu berinovasi sesuai dengan kebutuhan pasar. Pendidikan dan Latihan UMKM merupakan salah satu bentuk pembinaan dan dukungan pemerintah bagi perkembangan usaha pelaku UMKM.
“Diharapkan dengan adanya pelatihan ini, para pelaku UMKM dapat meningkatkan produktivitas dan ketrampilan dalam proses produksi manajerial, meningkatkan kapabilitas dengan meningkatkan kemampuan mengeksploitasi sumber daya yang dimiliki pelaku UMKM, serta meningkatkan daya saing dengan terus berinovasi dan memanfaatkan teknologi digital,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Ampera, menambahkan, melalui kegiatan itu juga diberikan kesempatan bagi pelaku UMKM dalam meningkatkan kapasitasnya, membuka peluang jejaring usaha untuk menjalankan kegiatan ekonomi kreatif, meningkatkan motivasi, dan percaya diri dalam menjalankan usaha.
Sebabnya, Bupati Bartim ini meminta agar seluruh peserta pelatihan dapat memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik-baiknya, untuk menambah pengetahuan dan wawasan, serta keterampilannya, sehingga mampu menjadi pelaku usaha yang tangguh dan mandiri.
“Kami juga mengajak, mari bersama-sama kita bahu-membahu, membulatkan tekad dan gerakkan kembali perekonomian di Gumi Jari Janang Kalalawah ini. Sehingga nantinya mampu meningkatkan kesejahteraan, serta meningkatkan daya saing sumber daya manusia yang ada di daerah kita ini,” tutup Ampera AY Mebas. (ae/red2)










