PALANGKA RAYA – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ke-59 Gerakan Pramuka tahun 2020 di tingkat Kwarda Kalteng, digelar beberapa kegiatan, di antaranya bakti masyarakat bekerja sama dengan TP PKK Provinsi Kalteng.
Kegiatan bakti sosial ini dilaksanakan di Desa Kereng Bangkirai, Kecamatan Sebangau, Kota Palangka Raya, Rabu (12/8/2020).
Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Kalteng Yulistra Ivo Azhari Sugianto Sabran dalam sambutannya yang diwakili Wakil Ketua Bidang Kehumasan H Istani P Yunus menjelaskan, dalam kegiatan bakti masyarakat ini, Kwarda Kalteng selain menanam juga memberikan bantuan bibit tanaman buah-buahan dan bibit ikan kepada warga di Kereng Bangkirai yang tergabung dalam kelompok tani.
“Harapan kami, bantuan berupa bibit tanaman dan bibit ikan ini bisa dikembangkan dan dapat mendorong masyarakat lebih kreatif, yang akhirnya dapat menambah penghasilan para petani setempat,” katanya.
Diungkapkan pula, rangkaian kegiatan di tingkat Kwarda Kalteng selain bakti sosial, juga acara peringatan HUT Ke-59 Gerakan Pramuka Tahun 2020 yang langsung dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo selaku Ketua Mabinas Gerakan Pramuka diikuti oleh Kwarda se-Indonesia melalui video conference. Rangkaian kegiatan lainnya adalah Ulang Janji Pembina dan Pelatih Pramuka, Ziarah ke Makam Pahlawan, dan anjangsana ke tokoh-tokoh Gerakan Pramuka Kalteng khususnya yang ada di Palangka Raya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kalteng yang diwakili Wakil Ketua dr Ayu Indriati dalam smbutannya mengatakan, pandemi Covid-19 sekarang ini sangat mempengaruhi roda kehidupan masyarakat Kalteng, baik secara ekonomi, kesehatan, pendidikan dan juga ketahanan pangan keluarga.
“Karena itu, Tim Penggerak PKK Kalteng mencoba membantu masyarakat untuk dapat bangkit kembali dari keterpurukan akibat pandemi ini, antara lain dengan Pelatihan UP2K bagi kader PKK, agar dapat menggunakan waktu dan mengasah keterampilannya membuat produk yang berdaya jual. Sehingga dapat membantu perekonomian keluarganya,” kata Yayu.
Kemudian, lanjut Direktur RSUD Doris Sylvanus ini, pemberian bibit tanaman yang diharapkan dapat membantu keluarga untuk mempertahankan ketahanan pangan keluarga. Sehingga dapat menekan pengeluaran untuk pbelian sayur-sayuran. Ada pula pemberian bantuan peralatan posyandu, alat pelindung diri sederhana bagi kader PKK, dan makanan tambahan untuk balita, serta pola asuh bagi anak dan remaja, agar para kader PKK dapat mendidik anak di masa pandemi ini.(*)










