PALANGKA RAYA, inikalteng.com – Inovasi baru dalam pengelolaan parkir resmi diluncurkan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palangka Raya. Inovasi yang mempunyai data pendukung pada bidang pelayanan publik ini dinamakan Si-Takir yang merupakan singkatan dari Sistem Penataan Parkir.
Peluncuran Si-Takir dilakukan oleh Wali Kita Palangka Raya Fairid Naparin di Aula Peteng Karuhei II, dihadiri Plt Kadishub Provinsi Kalteng, Kepala Dishub setempat Alman Pakpahan dan jajarannya, Kepala BPTD XVI Kalteng, Kepala Perangkat Daerah, perwakilan pengelola parkir di Palangka Raya, Rabu (17/11/2021).
Alman Pakpahan mengatakan, program Si-Takir merupakan salah satu upaya dalam mendukung program pemerintah dalam pelayanan khususnya di bidang parkir. “Ini adalah inovasi yang kami lakukan untuk membantu dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terutama pada sektor perhubungan,” katanya.
Dijelaskan, aplikasi Si-Takir ini juga dapat membantu mempermudahkan masyarakat untuk melihat di mana posisi tempat parkir di wilayah Kota Palangka Raya, aman atau tidak, siapa juru parkirnya dan bahkan berapa penghasilan per bulan yang masuk di pendapatan asli daerah (PAD).
“Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah, semua harus berinovasi dalam rangka memberikan pelayanan publik yang sesuai dengan tugas kewenangan yang dimiliki masing-masing,” kata Alman.
Dia juga memaparkan berbagai permasalahan yang timbul dalam pengelolaaan parkir di Kota Palangka Raya dari lima tahun ke belakang yaitu tahun 2019, 2018, 2017 dan 2016 yang mengalami stagnan dan terjadi persoalan yang sangat kompleks ditandai dengan belum adanya database parkir.
Hal inilah yang mendorong pihaknya melakukan pembenahan. Sehingga pada tahun 2020 target PAD Retribusi Pelayanan Parkir di Tepi Jalan Umum pada tahun 2020 sebesar Rp712. 778.080, dan terealisasi sebesar Rp1.020.539.280 atau naik sebesar 170 persen. Sedangkan di rahun 2021, target PAD Rp1.000.000.000, dan hingga minggu kedua bulan November 2021 sudah mencapai angka Rp1.258.758.180, atau naik 125,88 persen dari yang ditargetkan.(red)










