oleh

FK UPR Sudah Luluskan 105 Dokter

PALANGKA RAYA – Bertempat di Aula Rahan, Gedung Rektorat Universitas Palangka Raya (UPR), pimpinan Fakultas Kedokteran (FK) mengambil sumpah sembilan orang dokter baru Angkatan XII, Kamis (17/10/2019).

Acara pengambilan sumpah dokter baru yang dilakukan oleh Dekan FK UPR Dr dr Syamsul Arifin, disaksikan Wakil Rektor UPR Bidang Kemahasiswaan Prof Dr Suandi Sidauruk MPd, Asisten II Setdaprov Kalteng Drs H Nurul Edy, unsur Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng dan RSUD Doris Sylvanus, serta sejumlah pejabat UPR.

Baca Juga :  Upaya Putus Mata Rantai Covid-19 Membuahkan Hasil

Dalam sambutannya, dr Syamsul Arifin mengungkapkan, sejak tahun 2013 hingga Oktober 2018, FK UPR sudah meluluskan sebanyak 105 dokter.

Untuk mendapatkan gelar dokter, mahasiswa FK UPR harus melalui uji kompetensi nasional yang dikenal dengan nama Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) berdasarkan SK Dirjen Dikti Nomor 27/DIKTI/Kep/2014. Lulusan UKMPPD periode Agustus 2019 first taker FK UPR adalah 80 persen.

“Ini mengisyaratkan bahwa standar input dan standar proses harus selalu menjadi perhatian,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemko Palangka Raya Gencarkan Penertiban Parkir Liar

Dekan FK UPR berpesan kepada dokter yang baru diambil
sumpah, agar terus menimba ilmu dan mengikuti perkembangan teknologi. Karena saat ini, continuing professional development merupakan hal yang tidak dapat ditawar-tawar lagi.

Dikatakan, era global dan pandangan masyarakat awam mengharuskan setiap dokter untuk terus mengupdate ilmu dan ketrampilannya. Sehingga tidak kalah dengan dokter asing yang semakin banyak datang ke negara kita.

“Kami berharap saudara dapat memanfaatkan program internship untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan sebelum saudara-saudara menjalankan praktik mandiri di masyarakat atau melanjutkan pendidikan ke jenjang magister/doctoral maupun spesialisasi,” kata dr Syamsul Arifin.

Baca Juga :  Ketahanan Pangan Kalteng Masih Aman

Di sisi lain itu, dokter baru diharapkan menjadi dokter yang profesional dan peka terhadap permasalahan di masyarakat, taat aturan dan norma yang berlaku. Selanjutnya, senantiasa menjunjung tinggi keselamatan pasien, dan mengutamakan kualitas pelayanan serta kepuasan pasien.

“Mari kita selalu berpikir dan berkarya untuk kualitas profesi dan pengabdian kepada kemanusiaan,” ajak Dekan FK UPR.(red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA