Diskominfo SP Mura Bersama Radio Smura Studi Banding ke Blitar

PURUK CAHU, inikalteng.com – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Kabupaten Murung Raya (Mura) Bimo Santoso bersama jajaran melakukan studi banding ke Provinsi Jawa Timur (Jatim), Rabu (13/7/2022).

Kegiatan studi banding ke Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Mahardhika 95,9 FM Kota Blitar dan LPPL radio Persada 87,6 FM Kabupaten Blitar, Provinsi Jawa Timur tersebut, rombongan disambut di Dinas Kominfotik Kota Blitar langsung oleh Kepala Dinas Kominfotik Kota Blitar, Mujianto beserta jajarannya.

Ikut serta dalam kegiatan itu, Direktur Umum LPPL Radio Smura 101,5 FM Tenny Puspitasari yang juga selaku Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo SP Mura, Direktur Operasional radio LPPL Smura 101,5 FM, Reza serta sejumlah staf Diskominfo SP dan staf LPPL radio Smura 101,5 FM.

Diketahui, radio Mahardhika dan Persada Blitar menjadi LPPL resmi yang sudah mengantongi izin penyiaran. Selain itu, secara manajemen pengelolaan dianggap sudah sesuai dengan ketentuan dan menjalankan fungsinya dengan baik.

Ke depan radio Smura FM yang berada di bawah Diskominfo SP Kabupaten Mura, direncanakan bertahap akan mencontoh konsep dan tata pengelolaan radio Mahardhika dan Persada. Sehingga sebagai tahap awal, pihaknya ingin mempelajari dokumen pengelolaan dan tata cara dan konsep penyiaran.

“Kami ingin belajar pengelolaan radio yang lebih baik dan sesuai dengan misi LPPL, termasuk mencontoh manajemen dan program dari Mahardhika FM,” tutur Kadis Kominfo SP Mura Bimo Santoso.

Bimo Santoso dan rombongan berbincang-bincang bersama Kadis Kominfotik dan jajarannya mengenai awal mula radio Mahardhika FM dibangun, hingga perkembangannya sampai dengan saat ini dan berkembang menjadi media komunikasi, bukan hanya satu arah, tetapi berperan menjadi jembatan interaksi dengan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfotik Kota Blitar Mujianto mengatakan, program-program lain yang disiarkan oleh Radio Mahardika berupa Talkshow, iklan layanan masyarakat dan off air.

“Untuk off air seni hiburan, seni budaya terutama seperti jaranan dan wayang kulit disiarkan live streeming dari website milik kami dan medsos”, pungkasnya. (dy/red4)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *