Desa Harus Punya Website Sendiri

SAMPIT, inikalteng.com – DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sangat mendukung terobosan yang dibuat oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDes) agar setiap desa di Kotim mempunyai website sendiri. Hal itu demi memudahkan akses informasi mengenai desa, sehingga segala informasi dalam pembangunannya dapat disebarluaskan secara cepat.

“Hal ini dapat direalisasikan dengan memanfaatkan dana desa sesuai Permendes Nomor 7 Tahun 2021 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa,” kata Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Kotim Hendra Sia di Sampit, Jumat (5/5/2023).

Permendes sudah memungkinkan untuk desa membuat website dengan dana desa, dan sudah dilindungi oleh ragulasi. Maka dari itu, harus bisa direalisasikan, apalagi website tersebut dapat dijadikan sebagai sarana untuk mempublikasikan kegiatan-kegiatan pembangunan desa yang dilaksanakan oleh kepala desa maupun masyarakat desa. Adanya website juga menjadi salah satu sarana pendukung agar arsip di desa dapat tersimpan secara digital termasuk data-datanya.

“Dengan adanya website desa, maka pihak Pemerintah Desa dapat memasukkan berbagai informasi mengenai desa seperti layanan, program desa, perihal dana desa, potensi desa, pembangunan desa hingga berbagai informasi lainnya yang berguna bagi warga, sehingga mereka pun menjadi tahu,” ujar Hendra Sia.

Dikatakan, website memang menjadi salah satu media yang penting untuk pemerintah desa. Karena merupakan salah satu strategi di dalam pelaksanaan pengembangan e-government. Karena website pemerintah merupakan jendela informasi bagi masyarakat, maka harapannya website juga tak sekadar dibuat. Namun juga memiliki kualitas yang tinggi, mudah diakses masyarakat, serta menampilkan citra berkaitan dengan pemerintah desa.

Selain memberikan informasi, website desa juga bisa dimanfaatkan Pemerintah Desa untuk menyerap feedback atau masukan dari warga ataupun pelaku usaha. Sehingga ada interaksi atau hubungan timbal balik antara Pemerintah Desa dengan masyarakat.

“Masyarakat pun dapat menilai sendiri seberapa aktif atau tidaknya kegiatan pemerintahan. Website juga bisa dimanfaatkan untuk mengenalkan kepada warga siapa pemimpin yang ada di desa, dan lain sebagainya,” ucap politisi Partai Perindo ini. (ya/red1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *