KUALA KAPUAS, inikalteng.com — Sebuah bangunan walet berlantai lima di Desa Mampai, Kecamatan Kapuas Murung, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, ludes dilalap api pada Senin pagi (30/6/2025). Kebakaran terjadi sekitar pukul 10.45 WIB dan menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp200 juta.
“Berdasarkan laporan yang kami terima, kejadian terjadi pada pukul 10.45 WIB, yang menghanguskan satu buah bangunan walet milik warga setempat,” ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas, Pangeran S. Padingan, di Kuala Kapuas.
Kebakaran pertama kali diketahui warga saat api sudah membesar di bagian atap bangunan berkonstruksi kayu tersebut. Kepulan asap dan kobaran api yang terlihat dari kejauhan membuat warga sekitar langsung berdatangan dan berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Tak lama berselang, belasan unit pemadam kebakaran dari instansi pemerintah, swasta, serta tim BPBD diterjunkan ke lokasi. Api berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar 30 menit.
“Untuk korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini tidak ada. Namun, pemilik bangunan walet mengalami kerugian yang kami taksir mencapai Rp200 juta,” tambah Pangeran.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian setempat.
BPBD Kapuas kembali mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang dipicu oleh korsleting listrik atau kelalaian dalam penggunaan alat elektronik.
“Sebelum meninggalkan rumah atau saat akan tidur, pastikan semua peralatan listrik dalam kondisi aman dan tidak menyala. Langkah kecil ini bisa mencegah kejadian serupa,” pungkas Pangeran.
Penulis : Sri
Editor : Adinata










