Semua Pihak Diminta Bijak Menyikapi Imbauan Gubernur Kalteng Terkait Penggunaan Mandau

PALANGKA RAYA, inikalteng.com – Pro kontra atas pernyataan atau imbauan Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran yang di antaranya meminta agar tidak ada lagi penggunaan Mandau saat aksi demo, terus bergulir.
Pernyataan itu disampaikan Gubernur dalam arahannya pada acara Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kotim, beberapa waktu lalu.

Hal yang diduga menjadi polemik antarmasyarakat adat ini, juga ramai menghiasi laman di akun media sosial.

Menyikapi pro kontra tersebut, Ketua Umum LSR LPMT Kalteng Agatisansyah, meminta semua pihak untuk menahan diri dan berpikir bijak.

“Kita serahkan permasalahan ini kepada kelembagaan adat yang ada seperti Dewan Adat Dayak (DAD). Tentunya pihak TNI dan Polri adalah garda terdepan untuk menjaga keamanan kita semua,” kata pria yang akrab disapa Gatis ini di Palangka Raya, Minggu (14/3/2021).

Dirinya juga berharap semua pihak tidak berpolemik di media sosial, tapi bisa bijak dan duduk bersama untuk menjaga persatuan dan keutuhan masyarakat adat, serta menjunjung tinggi Falsafah Huma Betang. “Hormatilah jukum yang berlaku di NKRI. Dan harus diakui bahwa penggunaan mandau bukan pada tempatnya seperti aksi demo, tentunya menyalahi aturan perundang-undangan tentang penggunaan senjata tajam,” ucap mantan wartawan ini.

Menurutnya, kalau ini demi kebaikan masyarakat Kalteng, maka jangan ada lagi pihak-pihak yang memprovokasi, dan mengadudomba di Bumi Pancasila ini. “Kita semua ingin yang terbaik untuk Kalteng yang kita cintai ini. Jadi, janganlah mudah terprovokasi demi Kalteng yang aman, damai dan kondusif,” pungkas pria kelahiran Mungku Baru, Kota Palangka Raya ini. (gs/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *