Sekda Lamandau Pimpin Rapat Evaluasi: Pengelolaan Sampah Jadi Prioritas Utama

Pemkab Lamandau213 Dilihat

NANGA BULIK, inikalteng.com — Pemerintah Kabupaten Lamandau menggelar rapat evaluasi tindak lanjut penilaian Adipura pada Selasa (4/11/2025). Rapat yang berlangsung di Nanga Bulik tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Lamandau, M. Irwansyah, dengan fokus utama pada penguatan pengelolaan sampah di berbagai sektor.

Dalam pemaparan hasil pemantauan Kementerian Lingkungan Hidup, ditemukan sejumlah catatan penting yang memerlukan perhatian, mulai dari perbaikan teknis pengelolaan, peningkatan sarana pendukung, penyesuaian kebijakan, hingga penguatan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah secara bertanggung jawab.

Sekda Lamandau M. Irwansyah memberikan apresiasi terhadap kemajuan signifikan yang ditunjukkan sektor pendidikan. Ia menilai sekolah-sekolah di Lamandau telah mengambil langkah positif, seperti menerapkan program pemilahan sampah serta mengurangi penggunaan plastik.

“Inisiatif sekolah-sekolah ini sangat positif dan perlu menjadi contoh,” ujar Irwansyah.

Meski demikian, ia menekankan bahwa beberapa sektor lain memerlukan perhatian lebih serius. Rumah sakit dan bank sampah disebut sebagai dua titik yang membutuhkan peningkatan signifikan agar pengelolaan sampah dapat memenuhi standar yang ditetapkan.

Pemkab Lamandau, lanjut Irwansyah, berkomitmen memperkuat kapasitas pengelolaan sampah dengan meningkatkan infrastruktur, mengoptimalkan armada pengangkut, serta memperluas jangkauan program edukasi lingkungan bagi masyarakat. Sebagai tindak lanjut, ditetapkan lima agenda aksi yang akan dilaksanakan sepanjang November 2025.

Irwansyah menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam mencapai target Adipura yang dicanangkan pemerintah daerah.

“Kita harus bekerja keras dan bersama-sama mewujudkan lingkungan bersih dan sehat,” tegasnya.

Melalui langkah terkoordinasi ini, Pemkab Lamandau berharap pengelolaan sampah di daerah semakin efektif, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi kualitas lingkungan serta kesehatan masyarakat.

Editor : Adi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *