Pemkab Kapuas Bersama OJK Kalteng Susun Program TPAKD 2022

KUALA KAPUAS, inikalteng.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Tengah adakan pertemuan terkait penyusunan program kerja Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kapuas tahun 2022, di Aula Bappeda Kabupaten Kapuas, Kamis (17/3/2022).

Kegiatan dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Septedy didampingi perwakilan OJK Provinsi Kalteng Ricky Chandra, Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalteng Bryan Diwo. Turut hadir sejumlah Kepala OPD Lingkup Pemkab Kapuas, Camat dan perwakilan Bank BNI Kuala Kapuas.

Rapat TPAKD tersebut bertujuan untuk membentuk program kerja untuk mendukung ekonomi masyarakat Kapuas. Hal ini sesuai dengan yang diamanatkan oleh surat Menteri Dalam Negeri RI.

Sekda Kapuas Septedy mengatakan susunan program kerja ini terinspirasi dari Operasional Kateringan Bank di Bangladesh. Karena bagaimana masyarakat di Bangladesh yang sangat tidak mampu bisa mengakses keuangan dengan prosedur yang berbeda dengan masyarakat yang berkecukupan, tetapi Bank ini sasarannya adalah masyarakat yang benar-benar tidak mampu diberikan akses tersebut.

“Konsep ini yang mungkin akan kita bangun dalam program kerja di Kabupaten Kapuas. Semoga program kerja ini nantinya betul-betul bisa lebih tajam dan lebihnya bisa membantu masyarakat yang benar-benar tidak mampu, dengan pendekatan juga keterlibatan dari perangkat daerah,” kata Septedy.

Perwakilan OJK Provinsi Kalteng Ricky Chandra menyampaikan bahwa TPAKD adalah forum koordinasi dan bagaimana suatu sektor keuangan berperan terhadap pengembangan ekonomi di masing-masing daerah. Sedangkan untuk pelaporan serta perencanaannya diharapkan bisa berdiskusi kembali dan bisa juga ditetapkan beberapa program yang sudah ada.

“Untuk tahap pembentukan program kerja ini bisa menentukan tema terlebih dahulu. Sasarannya seperti apa dan klasifikasinya, bahwa program kerja ini tidak selalu baru tetapi juga bisa dengan program yang telah ada, tetapi bisa terukur dan memenuhi sasaran lebih tepat kepada masyrakat. Dengan adanya nanti program-program yang di buat bisa dapat membantu masyarakat dalam ekonomi khususnya di Kabupaten Kapuas,” ungkap Ricky. (sri/red4)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *