Pagelaran Wayang Kulit, Bentuk Keragaman

NANGA BULIK, inikalteng.com – Menggunakan pakaian Adat Jawa Beskap, Bupati Lamandau H Hendra Lesmana didampingi Ketua TP-PKK Lamandau Rusdianti Hendra Lesmana, menghadiri Pagelaran Wayang Kulit dengan Lakon Asmoro Bumi. Kegiatan itu, untuk mengakhiri bulan Muharram 1445 Hijriah, sekaligus bertepatan dengan Hari Jadi ke-78 RI dan Hari Jadi ke-21 Lamandau pada 2023.

Dilaksanakan di Bundaran Rusa, Nanga Bulik, Kamis (17/8/2023) malam, Bupati, mengatakan, digunakannya pakaian Adat Jawa sebagai bentuk kecintaannya atas ragam kebudayaan yang ada di Lamandau.

“Keragaman yang terdapat di Kabupaten Lamandau semacam ini, jangan dijadikan pengkotak-kotakan dalam kehidupan sosial masyarakat. Keragaman itu harus menyatukan,” tuturnya.

Disebutkan, kegiatan tersebut menjadi tolok ukur dalam membuat Lamandau bersatu, karena telah mencerminkan keutuhan dan kesetaraan.

“Mudah-mudahan penyelenggaraan pertama pewayangan di Ibu Kota Kabupaten Lamandau ini, membuat warna dan tahun-tahun berikutnya juga dapat terselenggara dengan baik,” tutup Hendra Lesmana. (ta/red2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *