SAMPIT, inikalteng.com – Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Hendra Sia, mengaku mendukung keputusan Bupati Kotim dalam mencabut izin PT Bangkitgiat Usaha Mandiri (BUM), yang diduga melakukan pencemaran lingkungan dengan membuang limbahnya ke sungai di Kecamatan Antang Kalang.
“Saya sangat mendukung jika benar Bupati Kotim ingin mencabut izin PT BUM, asalkan punya dasar hukum yang jelas supaya tidak menjadi masalah di kemudian hari,” ujar Hendra Sia di Sampit, Senin (19/6/2023).
Menurut politisi Perindo ini, keputusan tersebut diambil sebagai respons terhadap pelanggaran lingkungan yang dilakukan oleh PT BUM. Selain soal lingkungan juga masalah CSR dan pola kemitraannya perlu dievaluasi. Bupati Kotim diharapkan konsisten dengan komitmennya untuk melindungi lingkungan hidup serta kepentingan masyarakat Kotim.
“Keputusan Bupati untuk mencabut izin PT BUM adalah langkah tegas yang harus diambil demi keberlanjutan lingkungan dan keadilan sosial bagi masyarakat,” tutur Hendra Sia.
Bilamana nanti PT BUM terbukti melanggar sejumlah aturan terkait lingkungan hidup, penyalahgunaan izin, pencemaran air dan udara, serta kerusakan ekosistem di sekitar wilayah operasional perusahaan, maka pencabutan izinnya adalah langkah awal untuk memberikan efek jera kepada perusahaan yang tidak bertanggung jawab terhadap lingkungan. Pihak DPRD Kotim juga menekankan pentingnya melakukan pemantauan ketat terhadap perusahaan lain yang beroperasi di wilayah Kabupaten Kotim guna mencegah kerusakan yang lebih lanjut.
Hendra Sia juga menyarankan kepada Pemkab Kotim supaya berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengevaluasi perusahaan tersebut dan mengambil langkah-langkah lebih lanjut dalam menangani dampak yang diakibatkan oleh PT BUM selama masa operasionalnya. Selain itu, upaya rehabilitasi lingkungan juga akan menjadi fokus utama guna memulihkan kerusakan yang telah terjadi.
“Jika PT BUM tersebut terbukti melanggar aturan, maka harus ditindak tegas sesuai aturan dan undang-undang yang berlaku, dan kami DPRD sangat pendukung,” ucapnya. (ya/red1)







