Pontianak, inikalteng.com – Berdasarkan hasil Munas II (17/05/2025), Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional (ICDN) gelar Pelantikan Pengurus dan Seminar Nasional di Hotel Mercure, Pontianak (19/05/2025).
Dalam sambutannya setelah melantik dalam kapasitasnya sebagai Dewan Pembina ICDN, Gubernur Kalbar Ria Norsan mengucapkan selamat kepada Pengurus ICDN, “Saya ucapkan selamat datang dan selamat kepada pengurus yang baru saja dilantik, mudah-mudahan dapat mengemban tugasnya dengan sebaik baiknya.” Ucapnya.
Sementara itu, Willy M Yosep yang secara aklamasi dipercayakan kembali untuk menjadi Ketua Umum DPN ICDN 2025-2030 menyampaikan perhatiannya “Kami ingin mengangkat harkat martabat Suku Bangsa Dayak dan Indonesia di mana selama ini suku Bangsa Dayak masih belum maksimal diberdayakan, catatan kami salah satunya Orang Dayak belum ada mendapat jabatan strategis seperti Menteri Dsb.”
Bupati Murung Raya 2 (dua) periode ini juga menyampai harapannya melalui ICDN, dapat meningkatkan pemberdayaan Masyarakat Dayak “Seperti yang kita tau, orang-orang dayak ini sukanya tinggal di hulu-hulu sungai, di gunung-gunung, di lembah-lembah, di hutan-hutan sehingga secara infrastruktur, listrik, internet jauh dari kata memadai. Dan inilah yang ingin kami perjuangkan di mana melalui kegiatan-kegiatan ICDN selama 6 (enam) tahun ini, kami ingin melihat Suku Bangsa Dayak tidak ada yang tertinggal dan SDM-nya meningkat, salah satunya melalui wacana didirikannya Universitas Dayak Nusantara.”

Salah Tokoh Senior Dayak dari Kalimantan Barat yang saat saat ini duduk di legislatif sebagai Anggota DPR RI Dapil Kalbar I menyampaikan rasa keprihatinannya terhadap Suku Bangsa Dayak hari-hari ini, “Suku Dayak di Kalimantan ini, bukan baru kemarin ada, bukan juga pendatang melainkan orang asli yang sudah ada 40 ribu tahun yang lalu. Kita dayak yang selama ini tinggal tidak dapat apa-apa, padahal hasil bumi kita luar biasa tetapi orang luar yang menikmatinya dan jadi konglomerat”
Bapak Cornelis yang juga merupakan Presiden MADN ke II dengan tegas menasehati “Para Cendekiawan jangan hanya ngomong, jangan hanya seminar, selesai lalu lupa apa yang mau dikerjakan tetapi jadilah Suku Bangsa Dayak yang pintar dan cerdas. Belajar dan baca buku lalu praktekkan itu” ujarnya.
Beberapa undangan yang hadir pun berasal dari berbagai latarbelakang dan profesi di wilayah Kalimantan seperti Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati, Walikota/Wakil Walikota, Forkopimda Anggota Legislatif dari tingkat DPR RI/DPD RI sampai DPRD Tingkat Kab/Kota, Pemimpin Ormas dan Agama, Tokoh Masyarakat dan lainnya.

Salah satunya yang menarik perhatian yakni hadirnya Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud yang menyempatkan dirinya hadir memenuhi undangan Ketum DPN ICDN. Gubernur Kalimantan Timur menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Willy M Yoseph untuk mengemban tugas membawa ICDN maju ke depan di Nusantara Indonesia.

Warna berbeda dari cara komunikasi Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan membuat para hadirin yang hadir antusias mendengarkan sambutannya yang luar biasa. “Kami Pemerintah Provinsi Kalbar mengajak Cendekiawan Dayak Nasional untuk membantu memikirkan bagaimana mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah karena masih ada institusi yang senang dengan ilegal ketimbang legal maka dari itu kita harus terus optimis untuk terus bergerak melakukan perubahan dan pembangunan” tutupnya.
Penulis/Editor: Wibersi Oktaviadi









