Industri Perbankan Didorong Gunakan AI

Ekonomi, Nasional526 Dilihat

JAKARTA, inikalteng.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong industri perbankan nasional untuk mengadopsi kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) guna mempercepat transformasi digital yang dilakukan secara bertanggung jawab.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, dalam peluncuran Tata Kelola Kecerdasan Artifisial Perbankan Indonesia yang digelar bersama pimpinan asosiasi industri bank umum di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Menurut Dian, dokumen Tata Kelola AI tersebut disusun sebagai panduan bagi industri perbankan dalam mengembangkan dan menerapkan teknologi AI—termasuk sistem AI canggih—secara etis, aman, dan sesuai regulasi. “AI memainkan peran penting dalam transformasi digital perbankan, mulai dari interaksi dengan nasabah hingga pengembangan produk, manajemen risiko, hingga pencegahan penipuan,” ujarnya.

Namun, ia menekankan pentingnya penerapan AI secara bertanggung jawab, dengan pengelolaan risiko yang efektif. Hal ini diperlukan agar pemanfaatan teknologi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi dan layanan, tetapi juga menjaga kepercayaan publik dan stabilitas sistem keuangan.

Tata Kelola AI ini mencakup penerapan AI sepanjang siklus hidup teknologi dan siklus bisnis perbankan. Tujuannya agar sistem AI dapat dioperasikan secara menyeluruh dan berintegritas, sejalan dengan prinsip perlindungan konsumen dan keamanan data.

Dian juga menyampaikan bahwa kebijakan ini melengkapi upaya OJK dalam memperkuat infrastruktur digital perbankan nasional, yang telah diatur dalam sejumlah regulasi seperti Cetak Biru Transformasi Digital Perbankan, POJK No. 11/POJK.03/2022 tentang Penyelenggaraan Teknologi Informasi oleh Bank Umum, serta pedoman terkait keamanan siber dan penilaian maturitas digital bank.

Dokumen Tata Kelola AI ini disusun dengan merujuk pada praktik terbaik internasional, seperti AI Act Uni Eropa, pedoman dari Basel Committee on Banking Supervision (BCBS), serta benchmark dari negara-negara seperti Amerika Serikat, Tiongkok, Singapura, dan Jepang.

penulis/editor : Adinata

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *