MUARA TEWEH, inikalteng.com – Anggota DPRD Barito Utara, Suhendra, menyatakan bahwa kegiatan Penyuluhan Hukum Pencegahan Korupsi dan Pelatihan Sistem Informasi Pengelolaan Desa (SIPADES) merupakan langkah penting untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel.
Kegiatan yang dibuka Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan, di Aula Kantor Bappedarida tersebut diikuti perwakilan 93 desa, serta dihadiri jajaran pemerintah daerah, camat, dan perangkat desa.
Suhendra mengatakan bahwa pelatihan hukum dan pengelolaan desa berbasis digital menjadi kebutuhan mendesak agar aparatur desa memahami prosedur dan kewajiban dalam mengelola keuangan publik.
“Pembekalan seperti ini membantu perangkat desa menjalankan tugas sesuai aturan dan menghindari kekeliruan yang dapat merugikan masyarakat,” ucapnya, Rabu (5/11/2025).
Ia mengingatkan bahwa besarnya dana desa harus diimbangi dengan kemampuan sumber daya manusia yang mumpuni demi menghindari risiko penyimpangan anggaran.
“Setiap rupiah yang masuk ke desa harus dikelola dengan tertib. Pelatihan ini salah satu cara memastikan pengelolaan anggaran tetap berada di jalur yang benar,” tuturnya.
Menurutnya, penerapan SIPADES menjadi bagian dari proses digitalisasi pemerintahan desa yang mampu mempercepat pelayanan administrasi, mempermudah pencatatan aset, serta menghadirkan laporan keuangan secara real time.
“SIPADES membantu desa bekerja lebih terbuka dan rapi karena semua data terekam secara digital dan bisa dipantau kapan saja,” kata Suhendra.
Ia menambahkan bahwa pencegahan korupsi tidak hanya ditentukan oleh sistem, tetapi juga karakter pejabat desa yang menjalankannya.
“Perangkat desa harus memiliki integritas. Tanpa kejujuran, teknologi secanggih apa pun tidak akan membawa perubahan,” ujar politisi PKB tersebut.
Suhendra berharap pelatihan serupa terus dilakukan agar desa memiliki aparatur yang profesional dan semakin berorientasi pada pelayanan publik. Ia memastikan DPRD siap bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas pemerintahan desa.
“Desa yang kuat akan membawa daerah ini berkembang. Kami siap ikut mendorong upaya memperkuat pengelolaan desa agar lebih modern dan bersih,” katanya.
Kegiatan penyuluhan dan pelatihan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Utara untuk menghadirkan tata kelola desa yang lebih transparan, adaptif terhadap teknologi, dan selaras dengan prinsip pemerintahan yang baik.
Penulis : Nopri
Editor : Yohanes Frans Dodie










