JAKARTA, inikalteng.com – Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan, hendaknya tidak justru menghadirkan kesenjangan. Apalagi menjadikan masyarakat lokal Pulau Kalimantan hanya menjadi penonton saja.
Hal ini ditegaskan Anggota DPD RI Agustin Teras Narang saat diundang menjadi salah satu narsumber melalui virtual pada rapat Kerja Nasional Keluarga Mahasiswa Teknik Industri (KMTI) di Palangka Raya, Senin (14/3/2022).
“Saya menyampaikan bahwa tidak tepat Kalimantan Tengah (Kalteng) dijadikan sebagai daerah penyangga IKN. Semestinya, wilayah Kalimantan seluruhnya menjadi bagian dari pengembangan IKN. Kehadiran IKN harusnya menyangga pembangunan di Pulau Kalimantan, termasuk Kalteng, bukan sebaliknya. Demikian agar IKN menjadi tumpuan harapan kesejahteraan bagi masyarakat Kalimantan. Agar IKN tidak semata menjadi rumah atau tempat berusaha bagi sekelompok orang saja,” kata Teras.
Kemudian dari sisi Provinsi Kalteng, menurut hemat Teras, perlu dilakukan pemetaan terhadap komoditas dan potensi unggulan yang dapat dikembangkan dengan kehadiran IKN. Kemudian sisi Kabupaten Barito Utara (Barut) sebagai yang terdekat dengan IKN, perlu dibenahi agar jadi jembatan pembangunan antar wilayah.
“Saya ingat ada 4 jembatan besar dan lebih kurang sepanjang 110 km jalan menuju wilayah Barito yang infrastrukturnya dibangun saat saya menyelesaikan tanggung jawab sebagai Gubernur Kalteng. Pembangunannya perlu ditingkatkan lagi untuk konektivitas wilayah,” ujar dia.
Gubernur Kalteng periode 2005-2015 ini berharap pemerintah daerah akan bersiap untuk melakukan giat pembangunan di Kalteng seiring dengan kehadiran IKN di Kalimantan. Pembangunan sumber daya manusia unggul dan pengembangan infrastruktur juga mesti disiapkan, mengingat pembangunan IKN ini akan berlangsung lama.
“Ini kesempatan bagi mahasiswa teknik untuk memanfaatkan peluang yang ada untuk mengembangkan karir serta dedikasinya bagi pembangunan IKN dan Indonesia di masa depan. Tanpa memandang asal, suku, dan latar belakang lainnya. Ini saatnya meningkatkan kompetensi untuk pembangunan IKN agar generasi muda Kalimantan tidak malah tertinggal dalam kompetisi,” pesan Teras. (tim/red4)










