KUALA KAPUAS, inikalteng.com – Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kapuas Septedy mengikuti kegiatan Pengarahan Presiden Republik Indonesia kepada Kepala Daerah se-Indonesia secara virtual melalui Video Conference (Zoom Meeting). Acara ini diikuti Sekda Kapuas dari Ruang Rapat Bupati Kapuas di Kuala Kapuas, Senin (17/5/2021) siang.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo, dihadiri Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin, para Menteri Kabinet Indonesia Maju, para Gubernur se Indonesia, Bupati/Walikota seluruh Indonesia, Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi/Kabupaten/Kota. Dari Kapuas tampak hadir perwakilan Kapolres dan Dandim 1011/Klk.

Dalam laporannya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menginformasikan mengenai dampak pandemi Covid-19 yang dialami Indonesia sejak 2020 hingga sekarang. Dalam penanganannya, setiap kepala daerah harus mampu menghadapi pandemi tersebut untuk tetap menyelamatkan masyarakat.
Presiden RI Joko Widodo dalam arahannya kepada para Gubernur, Bupati/Wali Kota dan Forkopimda Provinsi/Kabupaten/Kota meminta untuk selalu berhati-hati terhadap Covid-19 di daerahnya masing-masing. “Hati-hati, karena gelombang kedua dan ketiga sangat berbahaya, seperti halnya di negara-negara tetangga kita yang lockdown hingga Juni,” paparnya.
Usai mendengarkan arahan Presiden, Sekda Kapuas Septedy mengaku akan menindaklanjuti di Kabupaten Kapuas, dan saat ini penyekatan masih dilaksanakan. “Kita terus mengimbau masyarakat untuk disiplin terhadap protokol kesehatan,” imbuhnya.
Septedy mengungkapkan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, pertama adalah keterisian rumah sakit, yang menurutnya harus selalu siap dalam menghadapi kemungkinan lonjakan kasus Covid-19.
“Yang jadi perhatian juga adalah hati-hati dengan adanya varian virus baru yang telah ada di Kalimantan Tengah. Hati-hati pula dengan keterisian hotel untuk mencegah tempat penyebaran Covid-19,” ungkap Septedy.
Lebih lanjut, dia mengingatkan masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap penularan Covid-19, dengan selalu mematuhi anjuran pemerintah terkait penerapan protokol Kesehatan.
“Harapan kita, masyarakat selalu waspada. Karena memang Covid-19 ini nyata adanya, dan sangat membahayakan kesehatan bahkan bisa membawa kematian. Di Kalsel dan Kalteng sudah ada varian baru, posisi Kapuas yang berada di antara keduanya membuat kita harus selalu waspada,” pungkas Sekda Kapuas. (sri/red)










