oleh

Rayaniatie: Ruas Jalan Pajangei-Sarerangan Butuh Penanganan

KUALA KURUN, inikalteng.com – Anggota Komisi II DPRD Gunung Mas (Gumas) Pdt Rayaniatie Djangkan menyampaikan ruas jalan penghubung Desa Pajangei-Desa Sarerangan Kecamatan Tewah membutuhkan penanganan dari pihak terkait.

“Dari kunjungan saya ke daerah itu, melihat ruas jalan penghubung kedua desa rusak parah. Padahal itu akses penting bagi warga kedua desa menuju ibu kota kecamatan. Ini harus mendapat perhatian dan penanganan dari dinas terkait,” kata Rayaniatie, Selasa (21/9/2021).

Baca Juga :  Operasi Lilin Telabang 2020 Kedepankan Kegiatan Preventif dan Humanis

Legislator tiga periode itu menegaskan bahwa penanganan ruas jalan rusak sebuah keniscayaan demi kepentingan warga kedua desa tersebut.

“Itu salah satu akses penting bagi warga kedua desa menuju Tewah. Saya berharap pemerintah kedua desa bersama dinas terkait bersama-sama melakukan penanganan, demi pendidikan, kesehatan dan perekonomian masyarakat setempat,” tutur dia.

Kadis PU Gumas Baryen

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gumas Baryen mengatakan bila tahun ini sudah dilakukan penanganan non permanen di ruas jalan Pajangei-Sarerangan. Dikarenakan curah hujan yang tinggi sehingga penanganan non permanen pun jadi hilang. Terlebih topografi perbukitan di ruas jalan tersebut.

Baca Juga :  Dewan Gumas Panggil Perusahaan Batu Bara Bahas Jalan Tahura

“Wilayah Kabupaten Gumas ini memiliki topografi pegunungan dan perbukitan, sehingga rentan terjadinya erosi dan degradasi. Kerusakan jalan pada daerah perbukitan seperti halnya di ruas jalan Pajangei-Sarerangan, yang penanganannya secara non permanen rentan terhadap erosi dan degradasi, terlebih di musim hujan,” jabar Baryen.

Baca Juga :  Smart Tourism Diharap Genjot Kemajuan Gumas

Baryen berharap dukungan Legislatif untuk ke depan untuk penanganan secara lebih permanen di ruas jalan Pajangei-Sarerangan maupun ruas jalan lainnya yang ada di wilayah Gumas. Terutama yang berada di daerah perbukitan, sehingga tidak mudah mengalami erosi dan degradasi.

“Kerusakan jalan di wilayah Gumas tetap kita perhatikan dan ditangani. Kita ingin menjaga semua ruas jalan di daerah ini fungsional demi kelancaran aktivitas masyarakat,” tukas Baryen. (*/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA