Program Prioritas Disdik Kapuas Peningkatan Sarpas Pendidikan

Pemkab Kapuas361 Dilihat

KUALA KAPUAS, inikalteng.com – Peningkatan sarana dan prasarana (Sarpas) pendidikan, menjadi salah satu program prioritas yang akan dijalankan Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, pada tahun 2025 ini.

“Peningkatan sarana dan prasarana adalah prioritas utama, disusul dengan peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan luring maupun daring, termasuk program sertifikasi Tunjangan Profesi Guru (TPG),” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, Aswan, di Kuala Kapuas, Minggu (5/1/2025).

Selain itu, kata dia, para guru juga sangat penting untuk mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam rangka memastikan profesi guru tersebut sejajar dengan profesi lain.

“Guru adalah profesi yang memerlukan kompetensi khusus. Oleh karena itu, kami mendorong teman-teman guru untuk mengikuti program PPG sebagai bagian dari pengembangan profesionalisme,” katanya.

Kemudian, lanjutnya, Dinas Pendidikan kabupaten setempat, juga fokus pada program digitalisasi pembelajaran, sejalan dengan arahan Penjabat (Pj) Bupati Kapuas Darliansjah.

Selanjutnya, pada tahun 2025 ini, Disdik setempat juga menyiapkan ada sebanyak 97 papan tulis interaktif yang disediakan untuk jenjang pendidikan, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di daerah setempat. Sebelumnya, pada tahun 2023 lalu, pengadaan  papan tulis interaktif dilakukan secara terbatas di 10 sekolah.

“Kami berharap papan tulis interaktif ini menjadi model pembelajaran di sekolah-sekolah. Selain itu, pengadaan perangkat pendukung seperti laptop juga menjadi prioritas kami, meskipun akan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran,” terangnya.

Melalui sejumlah kegiatan ini, pihaknya optimistis program ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan menciptakan generasi yang mampu bersaing di era digital.

“Semoga capaian target kami pada tahun 2025 ini, dapat memberikan manfaat dalam dunia pendidikan yang lebih baik lagi kedepan, sehingga siswa maupun guru dalam melaksanakan proses belajar mengajar di sekolah berjalan dengan baik,” pungkas Aswan.

Penulis : Sri
Editor : Adinata

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *