Pemko Palangka Raya Perkuat Sinergi untuk Wujudkan Lingkungan Bersih

PALANGKA RAYA, inikalteng.com – Pemerintah Kota Palangka Raya terus memperkuat sinergi dengan berbagai elemen masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan. Pemerintah melakukan upaya ini sebagai bagian dari komitmen bersama untuk mempertahankan prestasi Piala Adipura serta menciptakan kota yang bersih, sehat, dan nyaman untuk ditinggali.

Wakil Wali Kota Palangka Raya Achmad Zaini mengatakan, pemerintah, masyarakat, komunitas lingkungan, dan sektor swasta harus berkolaborasi untuk menciptakan perubahan nyata dalam pengelolaan kebersihan.

“Menjaga kebersihan lingkungan bukan tugas pemerintah semata. Semua lapisan masyarakat harus bekerja sama dan meningkatkan kesadaran secara kolektif,” ujarnya saat menghadiri kegiatan kerja bakti massal, Minggu (6/4/2025).

Zaini juga menekankan pentingnya menerapkan pola hidup bersih yang dimulai dari rumah tangga. Masyarakat bisa memulainya dengan membiasakan diri memilah sampah dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Menurutnya, kebiasaan sederhana seperti ini dapat mengurangi volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemko Palangka Raya telah meluncurkan sejumlah program strategis. Pemerintah memperkuat keberadaan bank sampah, mengedukasi siswa di sekolah-sekolah lewat kampanye lingkungan, serta menggerakkan kerja bakti rutin di lingkungan warga.

Tak hanya itu, pemerintah kota juga memberi apresiasi khusus kepada para petugas kebersihan karena mereka telah berdedikasi menjaga kota tetap bersih dan tertata rapi. “Mereka telah menjadi pahlawan kebersihan yang berperan besar dalam menjaga citra kota,” tambah Zaini.

Pemko juga terus membuka ruang kolaborasi dengan komunitas dan organisasi masyarakat yang peduli terhadap lingkungan. Zaini berharap, sinergi yang terus pemerintah bangun ini mampu menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kebersihan, bukan hanya demi penghargaan, tetapi juga demi keberlangsungan hidup yang sehat.

“Jika kita semua terlibat dan memiliki kesadaran yang sama, kita tidak akan lagi menganggap menjaga kebersihan sebagai beban, melainkan sebagai budaya. Mari kita jaga Palangka Raya bersama-sama,” tutupnya.

Editor : Yohanes Frans Dodie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *