Memperingati Hari Toleransi Sedunia, Bupati Lamandau Resmi Buka Kemah Bhakti FKUB 

Pemkab Lamandau221 Dilihat

NANGA BULIK, inikalteng.com — Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, secara resmi membuka Kemah Bhakti Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) pada Jumat (14/11/2025). Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Toleransi Sedunia dan berlangsung selama tiga hari hingga 16 November 2025.

Sebanyak 160 peserta dari berbagai SMA dan sederajat di Kabupaten Lamandau mengikuti kemah ini, yang dirancang untuk memperkuat pemahaman dan praktik toleransi di kalangan generasi muda.

Bupati Rizky mengapresiasi inisiatif FKUB Lamandau dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Menurutnya, kemah kerukunan bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan sarana penting bagi siswa untuk belajar menjaga harmoni di tengah keberagaman.

“Kerukunan antarumat beragama adalah fondasi utama dalam menjaga stabilitas dan ketenteraman masyarakat,” ujar Bupati Rizky. Ia menekankan peran FKUB sebagai penghubung antar kelompok keagamaan dalam menghadapi tantangan sosial yang semakin kompleks.

Kemah ini menghadirkan berbagai kegiatan, termasuk diskusi, dialog terbuka, dan aktivitas bersama antar peserta lintas agama. Melalui interaksi ini, para siswa diharapkan mampu memahami nilai-nilai yang dianut masing-masing serta menghindari potensi kesalahpahaman.

Bupati Rizky menambahkan bahwa nilai toleransi telah menjadi tradisi kuat di Lamandau, bahkan dalam satu keluarga pun bisa terdapat lebih dari satu keyakinan, menunjukkan harmonisasi yang telah terbangun secara turun-temurun.

“Di Lamandau, hidup berdampingan dalam perbedaan sudah menjadi tradisi. Kemah ini diharapkan dapat menumbuhkan pemahaman, saling menghormati, dan mempererat persaudaraan antar generasi muda,” pungkasnya.

Kegiatan Kemah Bhakti FKUB ini menjadi langkah strategis Pemkab Lamandau dalam menanamkan nilai toleransi sejak dini, sekaligus memperkuat kerukunan antarumat beragama di seluruh lapisan masyarakat.

Editor : Adi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *