PURUK CAHU, inikalteng.com – Masyarakat Desa Olung Hanangan, Kecamatan Tanah Siang Selatan menyampaikan usulan pembangunan serta peningkatan sarana rumah ibadah kepada Anggota DPRD Murung Raya, Rejikinoor saat reses di desa setempat, Rabu (18/6/2025).
“Ada cukup banyak usulan saat pelaksanaan reses tadi di Desa Olung Hanangan, salah satunya peningkatan sarana tiga rumah ibadah, baik itu masjid, gereja dan juga balai basarah,” kata Rejikinoor, Jumat (20/6/2025).
Dalam kegiatan reses tersebut dihadiri perangkat desa, baik dari Pemerintah Desa Olung Hanangan yang pimpin oleh Kepala Desa H. Janan, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Olung Hanangan, perwakilan kecamatan serta tokoh lintas agama. Selain itu petugas kesehatan maupun guru yang bertugas di Desa Olung Hanangan.
Menurut Rejikinoor usulan pembangunan serta peningkatan sarana rumah ibadah disampaikan oleh tokoh-tokoh agama, seperti tokoh Agama Islam meminta agar melalui kegiatan reses itu ada bantuan agar segera menyelesaikan pembangunan Masjid Al-Ikhlas di desa tersebut.
“Juga dari tokoh Agama Kristen berharap sarana Gereja GPDI ditambah pembangunannya serta usulan pembangunan Balai Basarah untuk umat Hindu Kaharingan ditambah juga sarana prasarananya,” tambah politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut.
Selain masalah rumah ibadah, dalam reses yang dilaksanakan di kantor Desa Olung Hanangan Rejikinoor juga mendapat usulan pembenahan jalan desa di empat rukun tetangga (RT) dan berharap jembatan yang berada di RT 3 bisa direhab total seperti yang pernah dijanjikan oleh pemerintah daerah.
Tidak hanya itu, Ketua Komisi I DPRD Murung Raya ini juga mengatakan dirinya mendapat laporan perihal program atau kebijakan yang sedang dilaksanakan oleh Pemerintah Desa Olung Halangan, diantaranya pembuatan lokasi wisata yang bertujuan menambah pendapatan asli desa, serta juga membeli tanah untuk dibangun gedung sekolah.
“Hasil reses ini tentu saja kami disikapi saat pembahasan dengan pemerintah daerah serta akan disampaikan pada saat rapat paripurna. Selain itu pemerintah desa juga mengeluhkan usulan saat kegiatan Musrenbang sering tidak masuk atau tidak bisa diakomodir karena banyak pembangunan tidak bisa dilaksanakan menggunakan dana desa,” tutur dia.
editor : Adi









