TAMIANG LAYANG, inikalteng.com — Bupati Kabupaten Barito Timur (Bartim) Ampera AY Mebas meminta jajarannya untuk melaksanakan kegiatan yang telah direncanakan dalam tahun 2022 segera dimulai di awal tahun. Semua kegiatan tentunya harus tetap dikoordinasikan, sehingga tidak tumpang tindih dan tidak menumpuk di akhir tahun. Itu semua guna meningkatkan pergerakan perekonomian di wilayah kabupaten yang berjuluk Gumi Jari Janang Kalalawah ini.
“Di awal tahun 2022 mendatang, semua kegiatan harus segera dimulai. Hal itu supaya semua program yang sudah direncanakan berjalan lancar dan tidak terjadi penumpukan,” kata Ampera di Tamiang Layang, Sabtu (18/12/2021).
Bupati juga meminta agar semua OPD yang ada di lingkup Pemkab Bartim mempersiapkan langkah-langkah yang tepat, di antaranya segera memulai lelang proyek dan kegiatan tahun 2022 lebih awal, bahkan kalau bisa pada bulan Desember 2021 ini. Tujuannya agar kegiatan pembangunan dapat berjalan sejak Januari 2022 nanti.
“Sedangkan untuk belanja bantuan sosial dan bantuan pemerintah lainnya, agar disalurkan di bulan Januari 2022, sehingga belanja masyarakat meningkat dan konsumsi masyarakat juga meningkat. Dengan demikian, dapat menggerakkan perekonomian di semua lapisan masyarakat,” harap Ampera.
Orang nomor satu di Bartim ini juga meminta para pengelola keuangan agar tetap menjaga akuntanbilitas dan nenerapkan prinsip-prinsip good governance dalam pengelolaan anggaran. Sehingga kejadian-kejadian penyalahgunaan PIN, password dan sebagainya yang dapat merugikan keuangan negara bisa dihindari. “Pastikan bahwa semua rupiah dari APBN/APBD harus betul-betul untuk kepentingan rakyat,” tegas Ampera.
Tak hanya itu, dia juga meminta Kepala OPD di Bartim memanfaatkan APBN/APBD secara cermat, efektif dan tepat sasaran. Melakukan reformasi di bidang penganggaran, aturan-aturan yang dapat menghambat, persyaratan-persyaratan yang membebani agar disederhanakan. Sehingga pelaksanaan anggaran lebih fleksibel di tengah situasi ketidakpastian dalam masa pandemi Covid-19 ini.
“Oleh karenanya, saya meminta Kepala SKPD untuk memaksimalkan penyaluran transfer ke daerah dan dana desa. DAK fisik, dana BOS dan Dana Desa agar segera dilengkapi persyaratannya,” ucap Ampera.
Kepada seluruh Kuasa Pengguna Anggaran, diingatkan agar memperhatikan indikator pelaksanaan anggaran untuk pelaksanaan APBN yang berkualitas. “Jangan sampai menunda-nunda pencairan dana, segera ajukan tagihan setelah selesai pekerjaan agar tidak terjadi penumpukan di akhir tahun. Jika bisa dilaksanakan sejak awal tahun, tidak perlu menunda sampai pertengahan tahun, apalagi sampai akhir tahun,” kata Bupati Bartim.(yr/red1)










