Legislator Gumas Berharap Perlu Pendekatan Keluarga ODGJ

KUALA KURUN, inikalteng.com – Legislator Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Iceu Purnamasari berharap kepada dinas terkait agar melakukan pendekatan secara intensif dengan pihak keluarga bersangkutan dalam menangani Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

“Saya setuju kalau ODGJ ini diobati. Namun perlu adanya pendekatan kepada pihak keluarganya lebih dulu,” ujar Ketua Komisi III DPRD Gumas ini dikonfirmasi melalui ponselnya, Selasa (3/10/2023).

Politisi partai Golkar berpesan, apapun alasannya pihak keluarga tidak boleh memasung ODGJ, karena akan bertentangan dengan yang sudah dicanangkan oleh pemerintah.

Menurut Iceu, kepedulian akan bebas pasung adalah hal penting. Undang-undang tentang kesehatan jiwa sudah ada. Jangan ada lagi pihak keluarga yang memasung karena berkaitan dengan masalah kemanusiaan.

Wakil rakyat dari dapil I Gumas ini mengingatkan instansi terkait, seperti Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan agar mendata keluarga ODGJ dan selalu disosialisasikan kepada pihak keluargnya.

“Saya berharap untuk merawat ODGJ ini dilakukan dengan sepenuh hati, karena mereka juga manusia yang perlu dibimbing dan diobati. Jangan dibiarkan jika terjadi re-pasung,” harap Iceu.

Terpisah, Kepala Dinkes Gumas melalui Sekretaris Hengki Panto menjelaskan, di Gumas sudah ada dua pasien penderita ODGJ yang sudah diamankan. Dua pasien ODGJ ini sudah dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kalawa Atei.

Hengki menyebutkan, kepedulian akan bebas pasung tentu penting. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2014 tentang kesehatan jiwa sudah ada dan Permenkes Nomor 54 Tahun 2017 tentang penanggulangan pemasungan perlu diobati.

ODGJ ini harus mendapatkan perlakuan yang sama dengan manusia normal. Dari segi fisik dia sehat dan kejiwaannya dia sakit, tentunya hal ini menjadi tugas bersama agar mereka sehat, ujar Sekdis Dinkes Gumas.

“Kami berharap jika ada keluarga, tetangga atau siapapun yang menderita ODGJ, segera laporkan ke fasilitas kesehatan terdekat. Apabila kondisi jiwanya sangat berat, maka akan dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa Kalawa Atei,” sebut Hengki. (hy/red4)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *