Kapolsek Kurun Ingatkan Warga Jangan Main di Bantaran Sungai

KUALA KURUN, inikalteng.com – Jajaran Polisi sektor (Polsek) Kurun Kepolisian Resort (Polres) Gunung Mas (Gumas) secara rutin terus melakukan patroli untuk memantau debit air Sungai Kahayan di wilayah Kecamatan Kurun.

“Walaupun kondisi air saat ini sudah surut, kami tetap mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di bantaran sungai tersebut,” ujar Kapolres Gumas AKBP Irwansah melalui Kapolsek Kurun Ipda Aria Tanjung di kantornya, kemarin.

Menurut Aria, guna mencegah terjadinya korban dampak dari bencana alam banjir, masyarakat yang tinggal di bantaran Sungai Kahayan harus tetap waspada. Jangan membiarkan anak-anak bermain sendirian di sungai.

Sebelumnya diketahui, seorang bocah tenggelam di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan wilayah Kecamatan Kurun, Kabupaten Gumas. Bocah itu telah berhasil ditemukan berkat kerja sama tim SAR gabungan Polri, TNI, BPBD, dan masyarakat pada hari Kamis (1/12/2022) lalu.

Kapolsek Kurun langsung turun dan menelusuri Sungai Kahayan untuk mencari anak tersebut. Setelah selama beberapa jam pencarian oleh tim, akhirnya korban berinisial K (13) itu berhasil ditemukan, namun dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Jasad korban ditemukan berjarak sekitar 10 meter dari lokasi tenggelamnya, tepatnya di sekitar jamban atau lanting milik Bapak Ubek di bantaran DAS Kahayan sekitar pukul 10.00 WIB.

Dari lokasi, korban langsung dibawa ke RSUD Kuala Kurun untuk diautopsi dan diperiksa lebih lanjut. Setelah tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, jasad korban langsung dibawa pulang oleh pihak keluarganya untuk dimakamkan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap memperhatikan debit air. Apabila keadaan Sungai Kahayan tiba-tiba pasang, maka harus cepat mengungsi ke tempat yang lebih tinggi guna menghindari terjadinya korban,” harap Aria. (hy/red4)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *