Jalan Kuala Kurun–Palangka Raya Terendam, DPRD Gumas Desak Pemda Lakukan Penanganan Cepat

DPRD Gunung Mas391 Dilihat

KUALA KURUN, inikalteng.com – Hujan deras di wilayah hulu kembali memicu banjir kiriman di Kabupaten Gunung Mas. Luapan Sungai Kahayan merendam ruas jalan provinsi di Desa Petak Bahandang, Kecamatan Kurun, yang menjadi jalur utama penghubung Kuala Kurun–Palangka Raya, pada hari Jumat (22/8/2025).

Melihat kondisi ini, Anggota DPRD Gunung Mas Rayaniatie Djangkan mendesak pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret agar permasalahan banjir tidak terus berulang setiap musim hujan.

“Pemda harus ada upaya antisipasi, baik jangka pendek maupun jangka panjang, untuk melindungi kepentingan masyarakat,” tegas wakil rakyat dari Dapil I Gumas, meliputi Kecamatan Kurun, Mihing Raya dan Sepang, Sabtu (23/8/2025).

“Pemda harus segera melakukan penanganan. Jangan sampai setiap musim hujan, jalan provinsi ini kembali terendam dan aktivitas masyarakat selalu terganggu,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa fenomena banjir kiriman tersebut tidak hanya menghambat transportasi, tetapi juga menimbulkan risiko keselamatan, terutama bagi pengendara roda dua. Aktivitas ekonomi warga pun ikut terganggu.

“Saya berharap ada solusi permanen, seperti peninggian badan jalan atau pembangunan saluran air yang memadai, sehingga akses transportasi tetap aman meski debit sungai meningkat,” ungkap Raya.

Sementara itu, seorang warga Desa 0etak Bahandang, mengatakan bahwa banjir kiriman ini sudah sering terjadi. Kalau hujan deras di wilayah hulu, air sungai cepat naik dan meluap ke jalan.

Ketinggian air yang mencapai hingga setengah meter membuat arus lalu lintas nyaris lumpuh. Sejumlah kendaraan sebagian mogok, kondisi ini membuat mobilitas warga menuju ibu kota provinsi terganggu.

 

Penulis : Heriyadi
Editor : Yohanes Frans Dodie

Luapan Sungai Kahayan di Desa Petak Bahandang, Kecamatan Kurun, merendam ruas jalan provinsi penghubung Kurun–PRaya. Kondisi ini membuat kendaraan roda dua tak bisa melintas, Jumat (22/8/2025).(Foto: Heriyadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *