Infrastruktur Jadi Sektor Paling Rawan Dampak Pemangkasan Anggaran

DPRD Murung Raya174 Dilihat

PURUK CAHU, inikalteng.com – Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Rumiadi menegaskan bahwa sektor infrastruktur menjadi yang paling rawan terdampak pemangkasan anggaran tahun 2026 oleh Pemerintah Pusat.

Menurut Rumiadi, proyek-proyek vital seperti pembangunan jalan, jembatan, dan jaringan air bersih sangat bergantung pada anggaran yang cukup besar. Pemangkasan anggaran bisa menunda realisasi proyek tersebut.

“Program kegiatan infrastruktur tidak akan terpenuhi akibat pemangkasan anggaran,” tegasnya, Kamis (16/10/2025).

Dampak penundaan pembangunan ini tidak hanya menimpa kontraktor dan pelaku usaha, tetapi juga masyarakat luas yang tergantung pada sektor ini, seperti pedagang dan rumah makan. Hal ini berpotensi menurunkan perputaran ekonomi dan daya beli masyarakat.

Meski demikian, Rumiadi memastikan sektor sumber daya manusia, termasuk ASN, PPPK, PJLP, serta penggajian dan tunjangan tambahan penghasilan pegawai (TPP), tetap berjalan normal dan tidak terdampak.

“Pemerintah tetap konsen memastikan hal ini berjalan sesuai jadwal,” tambahnya.

 

Editor : Yohanes Frans Dodie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *