PULANG PISAU,inikalteng.com- Bupati Pulang Pisau, H Ahmad Rifa`i diwakili Kepala Dinas Pertanian, Godfridson Rabu (30/7/2025) melepas Kontingen Kabupaten Pulang Pisau untuk mengikuti Pekan Daerah (PEDA) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) ke XIV di Pangkalan Bun Kabupaten Kotawaringin Barat.
H Ahamad Rifa`i bahwa PEDA KTNA merupakan wahana bagi petani nelayan se-Kalimantan Tengah untuk melakukan konsolidasi, pengembangan diri, tukar menukar informasi, apresiasi, kemitraan dan promosi hasil pembangungan pertanian, perikanan dan kehutanan yang diselenggarakan secara teratur dan berkelanjutan.
“Melalui kegiatan kontak tani dan nelayan andalan ini petani nelayan diharapkan bisa saling mengisi dalam upaya memperkuat kepemimpinan, agribisnis yang diharapkan mampu mengubah petani nelayan menjadi lebih bergairah terhadap pembangunan pertanian umumnya dan pengaruh usaha agribisnis petani nelayan khususnya,” pesan Ahmad Rifa`i.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pulang Pisau Godfridson menambahkan dalam kegiatan ini tiga dinas, yaitu Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, dan Dinas Ketahanan Pangan ikut serta menjadi pendamping kontingen serta menampilkan produk unggulan lokal dalam kegiatan.
Dirinya berharap kegiatan yang didalamnya ada berbagai diskusi terkait informasi dan teknologi, termasuk penampilan berbagai produk unggulan dari masing-masing kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah bisa saling memperkuat pengalaman, pengetahuan, dan wawasan bagi petani dan nelayan. Selain itu dalam kegiatan ini, Kabupaten Pulang Pisau mengisi stand khusus untuk menampilkanm produk-produk lokal kita sebagai bentuk informasi kepada masyarakat luas.
Godfridson juga berharap kontingen dari Pulang Pisau dapat mengikuti seluruh perlombaan yang ada dan mampu menorehkan prestasi seperti pada pelaksanaan PEDA KTNA sebelumnya yang selalu masuk dalam nominasi lima besar.
Ketua Kontingen PEDA KTNA XIV Kabupaten Pulang Pisau, Herson mengatakan jumlah kontingen dari kabupaten setempat yang diberangkatkan sebanyak 45 orang. Para peserta ini membawa berbagai produk hasil pertanian dan perikanan unggulan dari Pulang Pisau.
“Kita menampilkan hasil pertanian seperti beras dan padi dari program food estate termasuk juga produk olahan seperti ikan kering. Apalagi beras dari Pangkoh itu sudah terkenal, bahkan bukan hanya di Pulang Pisau, tapi juga sampai ke Palangka Raya,” terang Herson.
Dikatakannya, berbagai produk unggulan lokal yang ditampilkan diharapkan menjadi bukti bahwa Kabupaten Pulang Pisau serius dalam mendukung ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional.
Penulis : James
editor : Ika










