Bupati Gumas Resmikan Rumah Adat Singarasa

KUALA KURUN, inikalteng.com – Bupati Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong meresmikan penggunaan Rumah Adat Hamputan (Keturunan) Stefanus Singarasa yang berada di Desa Batu Nyiwuh, Kecamatan Tewah, Sabtu (5/3/2022).

Kedatangan Bupati Gumas dan rombongan disambut dengan upacara adat. Sebagai tanda penghormatan masyarakat Desa Batu Nyiwuh, Bupati Gumas melakukan upacara potong pantan dengan sebilah mandau yang merupakan senjata Suku Dayak.

“Pembangunan ini adalah hasil swadaya. Untuk itu saya memberikan apresiasi atas kerja keras keluarga hamputan Stefanus Singarasa dan panitia, karena sudah bisa difungsikan rumah adat yang sangat representatif ini,” ujar Jaya.

Orang nomor satu di Habangkalan Penyang Karuhei Tatau ini meminta agar rumah adat tersebut dirawat dan dipelihara dengan baik. Karena membangunnya mudah tetapi merawatnya sangat sulit, maka harus tetap dijaga.

“Pembangunan rumah adat Stefanus Singarasa ini merupakan bagian dari pelestarian budaya dan adat istiadat yang harus dipertahankan. Pemerintah Daerah tetap mendukung dan menyambut baik berdirinya rumah adat ini untuk mendukung program 3 smart,” ujar Bupati Gumas.

Sementara, ketua panitia pembangunan Rumah Adat Stefanus Singarasa, Adar ED Singarasa menjelaskan, dibangunnya rumah adat ini untuk mengangkat utus keturunan Singarasa dalam silsilah keluarga agar saling mengenal satu sama lain.

“Pembangunan ini juga salah satu keinginan keluarga Hamputan Singarasa agar Desa Batu Nyiwuh bisa dikenal oleh halayak umum sebagai desa wisata dan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ungkapnya.

Disebutkan Adar pembangunan rumah adat bersumber dari dana hibah Direktorat Kepercayaan terhadap TYME dan Dirjen Kebudayaan Kemendik RI sebesar Rp400.000.000, serta dana dari BPKAD Provinsi Kalteng Rp200.000.000.

Selanjutnya dana swadaya dari tokoh masyarakat Kabupaten Gumas Rp30.000.000 dan dana spontanitas dari keluarga hamputan Stefanus Singarasa kurang lebih sebesar Rp150.000.000. Pembangunannya selesai pada September 2021.

Diketahui, dalam acara peresmian dihadiri Sekda Mura, Wakil Ketua DPRD Gumas Binartha, unsur OPD Gumas terkait, mantir adat, Kades Batu Nyiwuh, Kades Upon Batu, Kecamatan Tewah, dan seluruh keluarga hamputan Stefanus Singarasa. (hy/red4)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *