MUARA TEWEH, inikalteng.com – Badan Pengelola Pendapatan Daerah (BPPD) Kabupaten Barito Utara menggencarkan strategi jemput bola dalam pelayanan pajak guna meningkatkan kepatuhan masyarakat dan pendapatan asli daerah (PAD).
Langkah ini diwujudkan dengan menghadirkan berbagai layanan langsung ke tengah masyarakat, seperti pos pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Pasar Wadai Ramadan, Jalan Imam Bonjol, Muara Teweh.
Kepala BPPD Barito Utara, Agus Siswadi, mengatakan pendekatan jemput bola dilakukan agar masyarakat lebih mudah mengakses layanan tanpa harus datang ke kantor.
“Melalui layanan ini, masyarakat dapat membayar pajak, mengecek tagihan, hingga mencetak ulang SPPT dengan lebih praktis,” ujarnya, Rabu (22/2/2026).
Selain itu, BPPD juga mengoperasikan mobil layanan keliling serta membuka pos pelayanan lapangan yang menjangkau hingga 81 RT dan 27 kantor perangkat daerah.
Ia menambahkan, strategi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak, sekaligus memperluas jangkauan pelayanan pemerintah.
Di sisi lain, inovasi berbasis digital juga terus dioptimalkan melalui aplikasi seperti SI-BAGA, My PBB, E-Layanan, dan E-SIG PBB-P2 guna mempermudah transaksi pajak secara cepat dan efisien.
Dengan berbagai upaya tersebut, Pemkab Barito Utara optimistis target penerimaan PBB-P2 tahun 2026 sebesar Rp1,45 miliar dapat tercapai, sekaligus mendukung pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Editor : Yohanes Frans Dodie










