TAMIANG LAYANG, inikalteng.com – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Barito Timur (Bartim) Sabai menyebutkan, dalam pelaksanaan Asesmen Nasional di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) masih banyak kendala, sehingga kurang memadai.
“Kendala yang saya maksud, terkendala insfrastruktur dan sarana kurang memadai, sehingga tidak semua sekolah mengikuti asesmen yang digelar sebagai pengganti Ujian Nasional. Kondisi yang terjadi, disebabkan seperti listrik dan jaringan internet,” ucap Sabai, belum lama tadi.
Dijelaskan, akibat sekolah yang kurang memadai tersebut, harus menumpang pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di sekolah lain, dan harus berpindah tempat untuk mendapatkan jaringan internet yang lebih baik.
“Dengan masih adanya kendala pelaksanaan ANBK, kami saat ini melakukan pendataan sekolah mana saja yang masih terkendala listrik dan internet,” tegasnya.
Sabai, menambahkan, SMP di Bartim saat ini 31, baik yang negeri maupun swasta. Dengan adanya kendala tersebut, maka diperlukan perhatian dari pemerintah daerah maupun kementrian pendidikan, agar bisa mendengarkan persoalan yang terjadi, sehingga asesmen ke depan tidak ada kendala. (ae/red2)










