PANGKALAN BUN, inikalteng.com – Meluasnya bencana banjir di wilayah Kalteng, menjadi perhatian serius Gubernur Kallteng H Sugianto Sabran. Bahkan dia menginstruksikan kepada pemerintah se-Kalteng dan jajaran, agar bantuan yang disalurkan benar-benar dirasakan masyarakat terdampak banjir hingga ke titik tersulit sekalipun.
Pernyataan itu, disampaikan H Sugianto Sabran di sela menyerahkan dan menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir di lima kelurahan di wilayah Kotawaringin Barat (Kobar), di antaranya Kelurahan Baru, Kelurahan Raja, Kelurahan Mendawai, Kelurahan Mendawai Seberang, dan Kelurahan Raja Seberang, Jumat (28/10/2022).
“Saya meminta penyerahan bantuan dilakukan secara cepat dan door to door. Pejabat dan sektor terkait untuk mengkoordinasikan distribusi secara door to door, sehingga dapat melihat langsung kondisi masyarakat, jika ada kekurangan bantuan, segera lengkapi,” tegas Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran.

Pada kesempatan yang sama, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kalteng Leonard S Ampung, mengatakan, Pemprov Kalteng menyerahkan 10.000 paket bahan kebutuhan pokok dan 80,9 ton beras di lima kelurahan, dengan harapan bantuan tersebut dapat mengurangi beban masyarakat.
“Kita hari ini menyerahkan kurang lebih 10 ribu paket yang diserahkan di wilayah Pangkalan Bun, di antaranya Kelurahan Mendawai, Kelurahan Mendawai Seberang, Kelurahan Raja, Kelurahan Baru, dan Kelurahan Raja Seberang,” tuturnya.
Menurutnya, bantuan bagi warga terdampak banjir itu merupakan tindak lanjut dari arahan langsung Gubernur Kalteng, dalam rangka mempercepat penanganan bencana banjir di Kalteng.
“Kita harapkan ini bisa memotivasi, dan juga membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir. Kita juga berharap ini bisa tepat sasaran. Kami akan door to door melihat langsung, serta bertanya langsung kepada masyarakat apakah sudah menerima bantuan atau belum. Kami akan terus inventarisir agar tepat sasaran,” tandas Leonard S Ampung.

Sementara Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Herson B Aden, menambahkan, Gubernur Kalteng menegaskan tidak boleh ada masyarakat yang tidak mendapat bantuan, semua akan mendapat bantuan, baik yang terkena musibah bencana banjir maupun tidak.
“Bapak Gubernur menegaskan, tidak boleh ada masyarakat yang tidak menerima bantuan. Bahkan masyarakat yang tidak berada di tempat itu, akan dicatat dan nanti akan disiapkan bantuannya. Distribusi akan terus berlangsung,” pungkas Herson B Aden.
Untuk diketahui, Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran telah menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir terhitung mulai 17 Oktober 2022 hingga 21 hari ke depan.
Sedangkan bantuan untuk masyarakat terdampak banjir di lima kelurahan di Kobar, dikoordinasikan dan diserahkan secara door to door oleh Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Herson B Aden bersama Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kalteng Leonard S Ampung, didampingi Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemprov Kalteng dan Pemkab Kobar. (ka/red2)









