NANGA BULIK, inikalteng.com – Tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah hulu Lamandau, menyebabkan debit air sungai di wilayah tersebut terus meningkat. Sebabnya, wilayah yang terdampak banjir di Lamandau kini semakin meluas.
Berdasarkan Skala Tinggi Air (STA) Pantau Dermaga Batu Bisa, yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamandau, Kamis (15/9/2022), terpantau ketinggian air berada pada 698 cm atau pada Level Siaga I.
Bahkan berdasarkan data yang telah masuk ke BPBD setempat, sudah terdapat 27 Kepala Keluarga (KK) dengan 87 jiwa yang mengungsi di RT 09, Kelurahan Nanga Bulik Seberang, akibat terdampak banjir. Sedangkan data seluruh warga yang terdampak banjir untuk Kecamatan maupun Desa yang ada di Lamandau, belum terhitung.
Tak hanya permukiman warga, salah satu fasilitas umum (Fasum), seperti SD Nanga Bulik Seberang juga terdampak banjir, akibatnya proses belajar-mengajar terganggu. Dan terakhir berdasarkan pantauan BPBD Lamandau, kondisi air saat ini terus bertambah dan tinggi.
Akibat banjir, sejumlah ruas jalan di beberapa titik dan di beberapa kecamatan terendam dengan ketinggian air mencapai 90 sampai 150 cm. Akibatnya, kendaraan baik roda dua maupun roda empat tidak bisa melintas.
Oleh karena itu, BPBD Lamandau terus mengimbau kepada masyarakat, apabila terdampak banjir segera melapor agar bisa diambil tindakan cepat jika memang memerlukan untuk dievakuasi. (nat/red2)



