Waspadai Beredarnya Upal Jelang Idul Fitri

SAMPIT, inikalteng.com – Dalam suasana bulan Ramadan ini, masyarakat kembali diingatkan untuk mewaspadai beredarnya uang palsu alias upal. Apalagi saat ini menjelang Lebaran Idul Fitri 2023 nanti, dikhawatirkan maraknya peredaran uang palsu hingga dapat merugikan banyak orang jika tidak hati-hati.

“Saat seperti ini rawan sekali, apalagi banyak uang baru sehingga masyarakat bisa dengan mudah terkecoh. Maka dari itu, perlu kehati-hatian, terutama bagi para pelajar, pemuda, ibu-ibu rumah tangga dan pedagang di pasaran,” ujar Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Nadie Enggon di Sampit, Kamis (6/4/2023).

Seperti diketajui, kata Nadie, pada setiap momen Idul Fitri permintaan akan barang semakin meningkat, sehingga terjadi transaksi keuangan yang tinggi di masyarakat. Transaksi ini rentan dimanfaatkan pelaku kejahatan dengan mengedarkan upal. Biasanya, pelaku menggunakan transaksi manual di pasar tradisional dengan memanfaatkan kelengahan calon korban.

“Transaksi ini biasanya di pagi hari atau di saat cahaya tidak sempurna dan suasana transaksi yang ramai. Jadi harus selalu berhati-hati, agar tidak rugi,” ucapnya.

Karena itu, Nadie juga meminta kepada pihak penegak hukum untuk meningkatkan pengawasan dan pencegahan, supaya hal-hal yang tidak diinginkan ini tidak terjadi. Biasanya yang kerap kali dipalsukan adalah uang Rp50.000 dan Rp100.000. Maka, masyarakat umum dan kalangan pedagang sangat perlu mengenali ciri-ciri fisik uang asli. Langkahnya dengan mendeteksi 3D yaitu, Dilihat, Diraba, dan Diterawang. (ya/red1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *