KUALA KURUN, inikalteng.com – Wakil Bupati Kabupaten Gunung Mas Efrensia LP Umbing mengakui penanganan masalah stunting membutuhkan keterlibatan semua pihak, dan masalah stunting tetap menjadi perhatian pemerintah kabupaten setempat.
“Peran masyarakat sangat diperlukan untuk ikut mengkampanyekan stunting, agar kita bersama-sama dapat mengedukasi dalam pencegahan di daerahnya,’’kata Efrensia di Kuala Kurun, Sabtu (4/2/2023).
Efrensia mengatakan, persoalan masalah gizi memang perlu langkah cepat dan tepat. Hal ini perlu ada karborasi antara stakeholder terkait. Sebab masalah stunting ini akan menjadi ancaman bagi generasi penerus.
Sebagai aparatur pemerintah terdekat, Camat, Lurah, Kades, dan Puskesmas diminta harus memantau perkembangan dan melaporkan ke pihak terkait persoalan stunting tersebut harus terus diedukasi kepada warga yang mengalami masalah gizi.
Seperti pada kegiatan sebelumnya, orang nomor dua di Gumas sangat mengapresiasi langkah Wakapolda Kalteng yang telah memberikan perhatian kepada anak penderita stunting di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau.
“Saya berharap stakeholder terkait untuk selalu mengarahkan kepada masyarakat dalam pemenuhan gizi yang berimbang, berperilaku hidup bersih, pernikahan usia muda, dan ikut mengedukasi tentang dampak stunting,” kata Efrensia.(hy/red4)










