TPPS Palangka Raya Maksimalkan Peran Tim Pendamping Keluarga Atasi Stunting

PALANGKA RAYA, inikalteng.com – Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Palangka Raya meningkatkan perannya dalam menekan angka stunting melalui pendampingan keluarga berisiko stunting.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat (DPPKBP3APM) Kota Palangka Raya, M. Fitriyanto Leksono, menegaskan pentingnya intervensi dini untuk balita yang berisiko mengalami stunting.

“Tim Pendamping Keluarga (TPK) bekerja langsung dengan keluarga, memberikan edukasi, pemantauan gizi, hingga mendukung pemenuhan kebutuhan anak agar tumbuh sehat,” ujar Fitriyanto, Sabtu (7/6/2025).

Selain pendampingan keluarga, TPPS Kota Palangka Raya juga menyelenggarakan Gerakan Mengukur dan Menimbang Massal Balita (Gemas Balita) di Posyandu serta pemberian Makanan Tambahan (PMT) oleh Puskesmas. Langkah-langkah ini menjadi bagian dari strategi kolaboratif yang berhasil menurunkan angka prevalensi stunting dari 28 persen pada 2023 menjadi 19,1 persen pada 2024.

Fitriyanto menambahkan, keberhasilan penurunan stunting ini tidak lepas dari dukungan semua pihak, mulai dari pejabat pemerintah, mitra swasta, rumah sakit, perguruan tinggi, hingga masyarakat. Tahun 2025, TPPS kembali menegaskan komitmennya untuk menerapkan langkah kolaboratif agar target penurunan stunting terus tercapai.

Editor : Yohanes Frans Dodie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *