Teras Apresiasi Sinergi Masyarakat Pasak Talawang dengan PBS

KAPUAS, inikalteng.com – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Agustin Teras Narang kembali melakukan reses melalui virtual guna menyerap aspirasi masyarakat. Kali ini dilakukan di Kecamatan Pasak Talawang, Kabupaten Kapuas, Senin (28/2/2022).

Pada kesempatan itu, Teras mengaku gembira mendapatkan informasi dari Kepala Desa Jangkang terkait sinergi Perusahaan Besar Swasta (PBS) di wilayah tersebut dalam menjalankan kewajiban mereka dengan membagikan lahan plasma untuk digarap bersama. Selain itu, PBS juga bersinergi mendukung kebutuhan masyarakat seperti membantu rumah ibadah, bahkan ada yang menyiapkan lahan yang hasilnya didedikasikan untuk kas desa.

“Apresiasi pada desa dan PBS yang dapat bersinergi dengan baik. Ini yang kita harapkan dari awal, supaya PBS tidak hanya menanam dan mengambil hasil tapi juga berkontribusi bagi masyarakat. Masyarakat juga tidak melihat ini sebagai hadiah, hendaknya dimanfaatkan dengan baik. Sehingga bantuan bisa menjadi modal kemandirian dan kesejahteraan,” ungkap Teras.

Menurut Gubernur Kalteng periode 2005-2015 ini, pola kolaborasi dan kerja sama demikian sudah jarang terdengar. Bahkan malah masyarakat mengeluhkan merasa tak terbantu oleh kehadiran PBS.

“Maka contoh yang baik dari Pasak Talawang ini diharapkan berkelanjutan sehingga dapat menjadi model pengembangan masyarakat ke depannya.
Selain itu saya mendengarkan berbagai masukan dari masyarakat terkait dengan harapan akan pengembangan infrastruktur wilayah baik berupa jalan, akses listrik, hingga internet. Terkait banjir juga disampaikan dengan harapan relokasi, sehingga menjadi catatan saya,” ujar Teras.

Bahkan, ditambahkan Teras, berdasar data berkenaan banjir, setiap tahun bukannya berkurang malah bertambah. Ketinggian air pun bukan makin rendah, tapi makin tinggi.
“Jadi salah satu upaya terbaik adalah relokasi. Masalahnya bagaimana relokasi dilakukan secara adil. Mencari lokasi baru bukan hal mudah. Harus bisa membuat masyarakat menjadi lebih baik. Jadi perlu ada kajian,” tambah dia.

Teras juga bercerita pernah melakukan relokasi di Kabupaten Murung Raya saat menjabat Gubernur Kalteng. Meski tidak mudah tapi bersyukur lokasi baru lebih baik dan cocok untuk masyarakat hidup sejahtera. Karena dekat dengan fasilitas pendukung seperti pendidikan maupun kesehatan.

Selain itu, Teras menanggapi terkait program penataan ruang. Diharapkan, baik dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) serta Badan Pertanahan Nasional (BPN) agar memperhatikan kepentingan masyarakat Kalteng.

“Karena masih adanya masyarakat yang hidup turun temurun dari sejak Indonesia belum menjadi negara merdeka, tapi tidak mendapat kepastian hukum atas kepemilikan lahannya. Perlu ada percepatan penuntasan status lahan masyarakat, khususnya masyarakat lokal yang selama ini secara administratif wilayahnya dimasukkan dalam kawasan hutan. Langkah pelepasan kawasan serta penerbitan sertifikasi diharapkan dapat dilakukan,” harap Teras. (ist/red4)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *