Sekda Kapuas Minta Perangkat Daerah Rumuskan Rencana Aksi Konkret, Tekankan Evaluasi dan Serapan Anggaran

Pemkab Kapuas437 Dilihat

KUALA KAPUAS, inikalteng.com Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kapuas, Usis I. Sangkai, meminta seluruh perangkat daerah untuk segera merumuskan rencana aksi yang disertai dengan langkah-langkah konkret dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan. Hal ini bertujuan agar anggaran, khususnya belanja modal, dapat disalurkan dan dimanfaatkan secara optimal.

“Lakukan analisis yang lebih mendalam dalam perencanaan kegiatan dan anggaran,” tegas Usis saat memberikan sambutan dalam Rapat Koordinasi Pengendalian dan Evaluasi (Rakordalev) pelaksanaan Rencana Daerah Triwulan III Tahun Anggaran 2025 di Aula Kantor Bapperida Kapuas, Kamis (9/10/2025).

Pernyataan tersebut disampaikan Sekda menyusul hasil Pra Rakordalev yang menunjukkan masih rendahnya serapan anggaran dan lambatnya kemajuan kegiatan pembangunan, terutama pada pos belanja modal.

Usis menekankan bahwa Rakordalev merupakan momentum strategis untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Kabupaten Kapuas pada triwulan III. Hasil evaluasi ini, lanjutnya, akan menjadi masukan penting untuk penyusunan strategi dalam mencapai target kinerja program dan kegiatan pada triwulan IV mendatang.

“Kegiatan pengendalian dan evaluasi sangat penting untuk mengetahui sejauh mana pencapaian target kinerja dan indikator pembangunan sebagaimana tertuang dalam dokumen RKPD Tahun 2025,” jelasnya.

RKPD 2025, menurut Usis, merupakan pedoman utama dalam penyelenggaraan pembangunan daerah karena memuat arah kebijakan, tujuan, dan sasaran pembangunan yang harus dicapai secara terukur.

Dalam kesempatan itu, Usis juga menyoroti pentingnya indikator makro ekonomi daerah sebagai parameter keberhasilan pembangunan. Indikator tersebut antara lain pertumbuhan ekonomi, tingkat kemiskinan, gini rasio, indeks pembangunan manusia (IPM), dan tingkat pengangguran terbuka (TPT).

Ia pun mengajak seluruh pihak untuk tetap semangat dalam bekerja demi terwujudnya masyarakat yang adil dan sejahtera. “Hasil Rakordalev ini akan menjadi masukan dalam penyusunan dan penetapan RKPD, Renja Perangkat Daerah, serta Anggaran Pemerintah Tahun Anggaran 2026,” ungkapnya.

Sebagai penutup, Usis menekankan pentingnya integrasi lintas sektor dan wilayah dalam proses perencanaan pembangunan. “Tingkatkan integrasi antar sektor dan antar wilayah agar tidak terjadi tumpang tindih, demi penyempurnaan program dan kegiatan yang lebih efektif, efisien, dan berdampak langsung bagi masyarakat,” pungkasnya.

Penulis : Sri
Editor : Adi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *