Ratusan Warga Griya Ketimpun Indah I Gelar Doa Bersama Lintas Agama

Bentuk Refleksi Spiritual dan Perwujudan Toleransi Antarumat Beragama

PALANGKA RAYA,inikalteng.com- Menyambut Bulan Asyura, Ratusan Warga Griya Ketimpun Indah I, Kelurahan Petuk Katimpun, Kecamatan Jekan Raya, Palangka Raya menggelar kegiatan Doa Bersama Lintas Agama sebagai bentuk refleksi spiritual dan perwujudan toleransi antarumat beragama, di Lapangan Fasilitas Sosial (Fasos), Minggu (29/6/2025) Pukul 16.00 WIB.

Dalam kegiatan ini juga dihadiri Kepala Seksi Pendidikan Madrasah,Kemenag Kota Palangka Raya,H. Supiani HK, S.Ag., MH,RT 09/01, Primadoni, RT 03/01, Zainudin, RT 08/01, Rudi, Warga Mamangun,Warga Griya Ketimpun Indah II dan Jamaah Masjid Nurul Iman.

H.Supiani mengatakan, kegiatan seperti ini sangat bagus dilaksanakan, karena untuk mempererat tali silaturahmi antar warga dan menjaga toleransi antarumat beragama.

“Alhamdullilah kegiatan ini sudah kedua kalinya terlaksana, semoga setiap tahunnya tetap terlaksana, agar tali silaturahmi tidak putus terutama antarumat beragama,” Katanya.

Ia juga menegaskan dengan adanya kegiatan ini kita semua diharapkan jangan membedakan satu sama lain baik itu agama, suku dan budaya.

“Jangan ada membeda-bedakan agama,suku dan budaya, jadi tetap mengedepankan toleransi agar lingkungan kita tetap damai dan rukun,” terangnya.

Sementara itu, Primadoni selaku RT 09/01 sangat mengapresiasi dengan kegiatan yang dilakukan Warga Griya Ketimpun Indah I. Pasalnya dengan adanya kegiatan ini ia mengharapkan warganya tetap rukun dan harmonis serta mengedepankan rasa toleransi yang tinggi.

“Tentu kami sangat mengapresiasi, semoga saja kegiatan seperti ini terus berkelanjutan setiap tahunnya dan dapat diikuti oleh warga lainnya terutama yang ada di RT 09/01,” singkatnya.

Ditempat yang sama, Manto selaku Ketua Lingkungan Griya Ketimpun Indah I merasa bersyukur bahwa kegiatan ini berjalan lancar tanpa halangan apapun. Tujuan kegiatan ini sebenarnya sangat simpel yakni Bhineka Tunggal Ika artinya walaupun kita semua berbeda suku agama tetapi tetap rukun dan damai.

“Ya semoga kegiatan ini berkelanjutan setiap tahunnya, tujuannya agar antar warga tetap rukun dan damai serta menjaga kekompakan agar lingkungan kita dijauhkan dari hal-hal yang tidak diinginkan,” Ucapnya.

Sekedar diketahui, tak hanya doa bersama antarumat beragama saja, Puluhan warga juga sangat antusias makan bersama sebagai bentuk syukur atas suksesnya kegiatan ini dan membagikan air yang sudah didoakan seluruh warga yang hadir.
Penulis : Ardi
Editor : Ika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *