PALANGKA RAYA, inikalteng.com – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya terus berupaya mewujudkan kota yang tidak hanya berkembang secara fisik dan ekonomi, tetapi juga ramah lingkungan dan berkelanjutan. Komitmen ini sejalan dengan lima visi pembangunan yang ditetapkan.
Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Palangka Raya, Andjar Hari Purnomo, mengungkapkan, pembangunan kota sehat yang mencakup sembilan tatanan utama sangat selaras dengan visi pemko, yaitu:
Pertama pembangunan SDM yang unggul dan cerdas, kedua peningkatan stabilitas ekonomi daerah dengan wawasan lingkungan, ketiga Peningkatan kualitas infrastruktur dasar yang merata dan berkeadilan.
ketiga, penciptaan daerah yang aman, kondusif, dan stabil secara sosial, budaya, dan ekologi. dan terakhir Pembangunan tata kelola pemerintahan yang baik dan berbasis digitalisasi.
Andjar menekankan, pendekatan pembangunan Kota Sehat haruslah manusiawi, dengan memprioritaskan investasi pada manusia dan memastikan akses merata terhadap barang dan jasa publik.
Terkait status ODF, Kota Palangka Raya saat ini telah mencapai 100% ODF bersyarat, yang berarti masih ada beberapa indikator yang perlu diperbaiki untuk memenuhi kriteria ODF penuh sesuai standar nasional.
“ODF bersyarat adalah langkah awal menuju ODF yang ideal. Komitmen dan kerja sama semua pihak sangat dibutuhkan untuk menyempurnakan capaian ini,” ujar Andjar.
Ia berharap, melalui kolaborasi lintas sektor dan dukungan aktif dari masyarakat, Kota Palangka Raya dapat meraih predikat Kota Sehat dan mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, inklusif, dan berorientasi pada kualitas hidup warganya.
Editor : Yohanes Frans Dodie










