NANGA BULIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau menggelar rapat terbatas bersama para jajaran Perusahaan Air Minum (PDAM) Tirta Dharma guna membahas keadaan umum dan kondisi PDAM setempat.
Rapat ini dipimpin Asisten administrasi Pembangunan Perekonomian dan SDA Loderman, dihadiri pimpinan OPD, Kepala PDAM bersama calon direktur di aula Setda Kabupaten Lamandau, kemarin.
Direktur PDAM Lamandau Syaiful Anwar telah menyampaikan tentang kendala teknis, keuangan, distribusi jaringan, prestasi, penambahan dan penyusutan asset, profit, hingga defisit yang dialami PDAM Tirta Dharma.
Menurut Loderman, pihaknya ingin agar para Calon Direksi PDAM Lamandau ke depan perlu memperhatikan penyertaan modal pemda ataupun berdiri sendiri.
“Calon direktur baru harus memiliki strategi penyehatan keuangan, terobosan, program dan inovasi,” ujar Loderman.
Loderman mengingatkan, calon direksi baru agar mengkoordinasikan segala sesuatu dengan dewan pengawas, mulai dari pengelolaan aset, manajerial, rencana anggaran,
laporan pertanggungjawaban keuangan, pengembangan jaringan, permodalan baru, rencana bisnis, target pencapaian, dan koordinasi dengan dinas teknis terkait.
“Untuk sekarang, kondisi PDAM Lamandau sudah cukup baik. Namun PDAM masih sangat perlu unit dan jenis usaha baru yang harus segera ditindaklanjuti untuk menambah sumber pendapatan. Dan berupaya menghasilkan laba usaha dengan mengurangi defisit yang terjadi,” pinta dia.
Asisten berharap, agar ada peningkatan kinerja oleh PDAM dalam hal infrastruktur dan pelayanan terhadap masyarakat. PDAM juga harus sesegera mungkin menangani masalah keluhan dari masyarakat terkait pasokan air, khususnya di Ibu Kota Kabupaten Lamandau.(hy/red)










